Berenang di Pantai Karang Hawu, Fatah Madin Warga Bogor Hilang Terseret Ombak: 4 Orang Selamat

SUKABUMITIMES.COM – Pantai Karang Hawu yang berlokasi Desa/Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi kembali memakan korban.

Fatah Madin (15) warga Cigombong Bogor tengelam terseret ombak ketika sedang berenang di pantai Karang Hawu beserta ke empat temannya.

Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Senin (7/4/2025) sekira pukul 06.30 WIB, setelah kelima korban berenang dan tiba-tiba terseret arus kencang sehingga terbawa arus, namun keempat temannya bisa terselamatkan, namun salah  satu orang atas nama Fatah Madin (15) tidak bisa terselamatkan dikarenakan terseret ombak ke tengah.

Kapolsek Cisolok AKP Bayu Saeful Bahri membenarkan bahwa telah terjadi kecelakaan atau laka Laut yang menyebabkan seorang belum ditemukan.

“Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/4/2025) sekira pukul 06.30 WIB di Pantai Karang Hawu Desa/kecamatan Cisolok yang menyebabkan korban atas nama Fatah Madin (15) terseret arus kencang ke tengah laut. Sampai saat ini petugas masih dalam pencarian korban,” ungkapnya.

AKP Bayu Saeful Bahri mengungkapkan kronologis bermula dari korban beserta keempat temannya sedang berenang di pantai Karang Hawu.

“Kelimanya berenang tiba-tiba terseret ombang kencang, berujung ke empat teman korban bisa diselamatkan sedangkan korban terserat arus ketengah,” ungkap AKP Bayu Saeful Bahri dalam pernyataan resminya kepada sukabumitimes.com pada Senin (7/4/2025).

Kapolsek Cisolok menyebutkan bahwa keempat orang yang selamat tersebut, yakni M Sukron (14) pelajar, M. Alfikri Asyaukany (14) Pelajar, M Firdaus (16) Pelajar, dan Ahmad Fauzy (16) pelajar.

“Semua korban adalah berstatus pelajar dan mereka berasal dari Cigombong Bogor, termasuk korban hilang Fatah Madin (15) juga berasal dari daerah yang sama,” sebutnya.

Saat ini, pihaknya bersama-sama dengan pihak Polairud l, Anggota Pos pengamanan, Balawisata, dan juga masyarakat sekitar terus melakukan pencarian korban yang hilang tersebut arus terebut.

“Mohon doanya semoga korban cepat di temukan,” pungkasnya. (*/sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *