Dihantam Gelombang Besar, Dua Nelayan Hilang di Perairan Ujunggenteng Sukabumi

SUKABUMITIMES.COM  – Tragedi kecelakaan laut terjadi di perairan Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Kapal nelayan Srimulya 03 terbalik akibat dihantam gelombang besar pada Jumat malam (14/3/2025).

Akibat targedi tersebut, mengakibatkan dua dari empat orang nelayan hilang, sementara dua lainnya berhasil selamat setelah berenang ke pinggir pantai.

Kasatpol Airud Polres Sukabumi, AKP Nandang Herawan, mengungkapkan bahwa kapal naas tersebut membawa empat nelayan, yakni Hasan (45), Badri (60), Jober (70), dan Wagiman (60).

Dari keempatnya, kata Nandang Hasan dan Badri berhasil berenang ke daratan, sementara Jober dan Wagiman hingga Minggu siang (16/3/2025) masih belum ditemukan.

“Kapal jenis Congkreng dengan mesin 15 PK ini berangkat dari Pelabuhan Ujunggenteng sekitar pukul 17.00 WIB untuk menangkap ikan,” ujar Nandang. Minggu (16/3/2025).

“Namun, saat dalam perjalanan kembali ke daratan sekitar pukul 20.00 WIB, kapal mengalami kendala mesin sehingga kembali ke darat,” imbuhnya.

Menurut Nandang, insiden terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, ketika kapal sudah hampir mencapai daratan. Namun, tiba-tiba gelombang besar menghantam dan langsung membuat kapal terbalik.

“Hasan dan Badri berhasil berenang ke tepian dan selamat. Sayangnya, Jober dan Wagiman terseret arus dan hingga kini masih dalam pencarian,” terangnya.

Lanjut Nandang, tim gabungan dari Satpol Airud, TNI AL, Dinas Perikanan, dan instansi terkait lainnya langsung melakukan pencarian sejak Sabtu pagi (15/3/2025). Namun, pencarian terkendala cuaca buruk dan hujan deras yang membuat operasi SAR sulit dilakukan.

“Kami sempat menyisir area kejadian pada Sabtu pagi saat cuaca masih cerah. Namun, menjelang siang, kondisi laut memburuk. Hujan deras dan gelombang tinggi membuat pencarian semakin sulit, bahkan mesin kapal pencari sempat mengalami gangguan,” kata Nandang.

Hingga Minggu siang, tegas Nandang pencarian terhadap dua nelayan yang hilang masih belum membuahkan hasil. Tim SAR terpaksa menghentikan sementara upaya pencarian karena faktor cuaca yang tidak mendukung.

“Kami akan melanjutkan pencarian segera setelah cuaca memungkinkan. Tim tetap siaga dan terus berkoordinasi untuk memperluas area pencarian,” tandasnya. (stm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *