Didorong Maju Ketua KONI Kota Sukabumi, RKH Nyatakan Kesiapannya Emban Amanah 

SUKABUMITIMES.COM – Kursi panas Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sukabumi mulia bergulir, meskipun diketahui kepengurusan KONI kota Sukabumi sesuai dengan SK Jabar periodisasinya masih lama, yaitu dari 2023 hingga 2027.

Kepengurusan KONI saat ini masih dipegang oleh Haickel Reza Balfas. Dimana Haickel merupakan incumbent dari kepengurusan sebelumnya 2019 – 2023 yang kemudian terpilih lagi pada tahun 2023 yang lalu.

Salah satu yang di gadang-gadang untuk maju sebagai calon ketua KONI tersebut adalah Raden Koesoemo Hutaripto (RKH). Sosok pengusaha dan juga.Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Sukabumi.

Saat ini, adanya keinginan beberapa cabang olahraga (Cabor) yang mendorong RKH menduduki jabatan ketua KONI kota Sukabumi menuai pro dan kontra.

Ketika dikonfirmasi sukabumitimes.com melalui aplikasi perpesanan WhatsApp, RKH mengaku kaget adanya dukungan dan dorongan dirinya maju sebagai calon ketua KONI kota Sukabumi.

“Saya sebetulnya kaget juga dengan dukungan dan dorongan ini,” ucap RKH kepada sukabumitimes.com pada Jumat (10/1/2025).

RKH mengungkapkan, sebenarnya dirinya tidak ada niatan untuk maju menjadi ketua KONI kota Sukabumi.

“Sebenarnya tidak ada niatan untuk maju, sebelumya juga tidak ada, kemarin saja pak apung melalui cabor nya mendukung saya, dan sayapun kaget juga,” ungkap Raden Koesoemo yang saat ini juga memegang jabatan sebagai ketua DPC BMI Kota Sukabumi.

RKH mengaku bingung juga, karena kepengurusan KONI kota Sukabumi masih sampai tahun 2027.

“Saya juga bingung, maksudnya kok sudah ada isu-isu perhelatan Ketua KONI, karena kan habis SK di 2027,” herannya.

Namun, bila aspirasi dan dukungan itu ada, RKH menyatakan kesiapannya.

“InsyaAllah ketika dukungan itu ada, kita akan jalankan dengan sebaik-baiknya,” siapnya.

Sementara itu, salah satu ketua cabor Dansa Henry Slamet mengungkapkan mendukung kalau RKH maju dalam perhelatan di KONI kota Sukabumi.

“Ya saya mendukung RKH jadi ketua KONI sebagai pribadi,” ungkap Koh Apung begitu Biasa Henry Slamet di panggil.

Dirinya juga menyatakan sebagai seorang ketua KONI itu diharapkan mempunyai kriteria-kriteria khusus.

“Seorang Ketua KONI itu hendaknya harus yang sudah mapan secara pengalaman, artinya sepak terjangnya harus diakui,” ujarnya kepada sukabumitimes.com pada Minggu (12/1/2025).

“Juga mapan secara finansial, karena olahraga itu tentu membutuhkan pendanaan yang besar dan yang paling penting di dukung oleh semua cabor,” pungkas anggota DPRD Kota Sukabumi. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *