SUKABUMITIMES.COM – TNI senantiasa hadir ditengah-tengah masyarakat, apalagi dalam kondisi suatu wilayah terdampak suatu bencana. Demikian juga yang dilakukan oleh Korem 061 Suryakencana bergerak cepat mendirikan posko dapur lapangan atau dapur umum.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bukti nyata wujud Bhakti TNI Angkatan Darat dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Bukan hanya dapur lapangan saja, Danrem 061 Suryakencana Brigjen TNI Faisol Izzuddin Karimi turun langsung ke lokasi terdampak banjir di Cibitung pada Kamis (5/12/2024).
Sebagai langkah cepat TNI di tengah bencana yang melanda di Kabupaten Sukabumi, tegas Letkol Kav. Andhi Ardana, Kamis (5/12/2024) kemarin Danrem 061 Suryakencana Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi, turun langsung ke lokasi terdampak banjir di Cibitung.
Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra menegaskan, dapur lapangan ini sebagai langkah strategis TNI AD dalam misi kemanusiaan.
“Masyarakat terdampak banjir langsung harus tercukupi kebutuhan makanan. TNI ingin hadir di tengah masyarakat yang mengalami kesulitan,” tegas Letkol Kav. Andhi Ardana pada Jumat (6/12/2024).
Danrem 061 Suryakencana Brigjen TNI Faisol Izzuddin saat melakukan peninjauan tersebut, lanjut Andhi Ardana, beliau langsung memerintahkan pasukannya untuk bersiaga di tempat yang terdampak bencana.
“Komandan juga menginstruksikan untuk penyediaan perahu karet guna evakuasi, serta distribusi logistik ke wilayah-wilayah terisolasi,” jelasnya.
Letkol Kav. Andhi Ardana menjelaskan misi kemanusiaan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Satuan Bekangdam III/1.B. Bogor yang dipimpin Letkol CBA Boby Wijayanto, serta dukungan dari Koramil 2214/Surade, Polsek Surade, Satradar 216/Cibalimbing, dan unsur pemerintah desa.
“Ratusan paket makanan didistribusikan dari dapur lapangan yang berlokasi di SDN Simpangdago, Desa Cibitung, setiap harinya menyiapkan makanan bergizi untuk pagi, siang, dan malam,” jelasnya.
Pagi tadi (Jumat, 6/12/2024), dapur lapangan TNI mendistribusikan 622 bungkus makanan ke sejumlah dusun, di antaranya dusun Calincing sebanyak 165 bungkus dengan 132 untuk kampung Cilopang dan 33 untuk Kampung Calincing, dusun Cibitung sebanyak 237 bungkus dengan 187 untuk Kampung Ciniti dan 50 untuk Kampung Cikaso kemudian dusun Kadudahung: 202 bungkus diantaranya 55 untuk kampung Kadudahung dan 147 untuk Kampung Ciawi.
“Selain itu, logistik tambahan berupa beras, telur, mie instan, air mineral, hingga selimut juga disalurkan, bantuan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan selama tiga hari ke depan,” paparnya.
Sementara itu, Danramil 2214 Surade, Kapten Arm Witono menceritakan bagaimana perjuangannya penyaluran logistik harus menembus lokasi yang terisolasi.
“Menuju dusun Kadudahung, kami harus menempuh perjalanan 45 menit menyusuri aliran Sungai Cikaso menggunakan perahu karet. Meski sulit, ini adalah tanggung jawab kami untuk hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya. (sya)


























