SUKABUMITIMES.com – Jajaran Satlantas polres Sukabumi beberkan kronologis sebuah truk boks hilang kendali di turunan berkelok Jalan Raya Cisarakan, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin (26/10/2026) siang kemarin.
Berdasarkan informasi didapat, truk itu menyenggol sebuah Toyota Avanza di depannya, lalu membanting setir dan menghantam tebing. Dua orang di dalam truk mengalami luka-luka.
Kanit Gakum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edhi Wibowo, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di Kampung Cisarakan, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu.
Menurut Wangsit, truk boks bernopol F 8303 NM melaju dari arah Cikidang menuju Palabuhanratu. Saat melintasi turunan berkelok, sistem pengereman truk diduga kurang berfungsi dengan baik sehingga sopir kehilangan kendali.
“Truk lalu menabrak bagian samping belakang kanan Toyota Avanza F 1225 UV yang berada tepat di depannya. Setelah itu, sopir truk membanting setir ke kanan dan kendaraan menghantam tebing di sisi kanan jalan,” ungkapnya.
Saat kejadian, kata Ipda Wangsit, kondisi jalan relatif baik: aspal bagus, kering, cuaca cerah, arus lalu lintas lancar, dan marka jalan tersedia.
“Lokasi kejadian berupa turunan berkelok dengan tebing di sisi kanan dan jurang di sisi kiri jika dilihat dari arah Cikidang,” jelasnya.
“Sopir truk berinisial MJN (42), warga Jepara, Jawa Tengah, mengalami luka berat. Ia menderita patah kaki kanan, luka sobek terbuka di kaki kanan, cedera kepala, patah jari kaki, luka sobek di dagu dan kepala, serta luka lecet di kaki dan tangan,” imbuhnya.
Lebih lanjut Ipda Wangsit mengatakan, untuk Penumpang truk berinisial GLL (34), warga Sidoarjo, Jawa Timur, mengalami luka ringan. Ia menderita patah tulang tangan kanan, luka sobek di kepala, luka lecet di kaki dan tangan, serta lebam di wajah.
“Sementara itu, pengemudi Avanza berinisial HS (61), warga Simpenan, Kabupaten Sukabumi, tidak dilaporkan mengalami luka,” terangnya.
Ipda Wangsit mengimbau pengemudi, khususnya kendaraan bermuatan berat, memeriksa kondisi rem sebelum melintasi jalur turunan berkelok. Pengemudi juga diminta menjaga jarak aman dan mengurangi kecepatan di jalur rawan seperti Cisarakan.
“Alhamdulillah, dalam kecelakaan ini tidak ada korban meninggal dunia. Tercatat satu orang luka berat dan satu orang luka ringan, dengan kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta,,” tandasnya. (stm)



























