Diserahkan di Balai Kota, 40 Becak Listrik dari Presiden Prabowo Siap Jadi Transportasi Alternatif Wisata Sukabumi

SUKABUMITIMES.com – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengungkapkan bahwa pihaknya sangat menyambut baik bantuan 40 unit becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) karena dinilai sangat sesuai dengan kondisi geografis Kota Sukabumi.

“Bantuan ini menjadi wujud kepedulian yang luar biasa dalam mendukung kesejahteraan para penarik becak. Kami atas nama Pemerintah Kota Sukabumi menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Ayep Zaki di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Minggu (18/10/2026).

Ayep yang hadir didampingi Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana itu menegaskan keunggulan becak listrik dibanding becak konvensional.

“Becak listrik ini lebih nyaman, tidak bising, ramah lingkungan, dan sesuai dengan kondisi geografis Kota Sukabumi yang memiliki sejumlah ruas jalan menanjak. Ini solusi yang sangat tepat,” ungkapnya.

Menurutnya, bantuan tersebut akan berdampak langsung pada produktivitas dan pendapatan para penarik becak.

“Kalau dulu narik di tanjakan itu berat, sekarang jadi lebih ringan. Kalau produktivitas naik, insyaallah pendapatan para penarik becak juga akan meningkat. Kita ingin penarik becak kita naik kelas, lebih sejahtera,” tegas Ayep.

Ayep juga melihat potensi lain dari becak listrik sebagai penunjang pariwisata daerah.

“Selain mendukung aktivitas ekonomi, keberadaan becak listrik ini berpotensi menjadi alternatif transportasi bagi masyarakat dan wisatawan untuk menikmati berbagai destinasi di Kota Sukabumi. Nyaman dan bisa menikmati kota secara pelan-pelan,” katanya.

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana berharap bantuan itu dijaga dengan baik.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal. Tolong dirawat, ini adalah amanah dari Bapak Presiden yang harus dijaga untuk keberlangsungan ekonomi bapak-bapak semua,” ujar Bobby.

Pemkot Sukabumi menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi demi kesejahteraan warga.

“Ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mengatasi persoalan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, yayasan, pelaku usaha, dan masyarakat harus terus diperkuat,” pungkasnya. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *