SUKABUMITIMES.com – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyampaikan bahwa sederet penghargaan yang diraih Pemerintah Kota Sukabumi menjadi bukti adanya peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan berbagai program pembangunan.
“Alhamdulillah, penghargaan adalah apresiasi yang diberikan pihak luar kepada Pemkot Sukabumi. Ini sesungguhnya juga menunjukkan apa yang dilakukan seluruh aparatur sipil di lingkungan Pemkot Sukabumi sudah bekerja dengan baik,” kata Ayep Zaki dalam keterangannya, Senin.
Menurut Ayep, berbagai penghargaan tersebut menunjukkan bahwa rencana strategis pembangunan Kota Sukabumi mulai berjalan sesuai dengan arah yang telah ditetapkan.
“Rencana strategis membangun Kota Sukabumi sudah berjalan di rel yang benar. Selebihnya tinggal kita tingkatkan saja,” ujarnya.
Sejumlah penghargaan tersebut diraih Pemkot Sukabumi melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Daldukkbp3a).
Di antaranya Juara II Rumah Data Kependudukan Tingkat Jawa Barat, Juara III Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK) Berkualitas dengan Sistematika Pengendalian Kependudukan, serta Juara I PJPK Berkualitas Tingkat Jawa Barat yang kemudian diutus ke tingkat nasional.
Pemkot Sukabumi juga meraih Juara I jumlah kelompok Keluarga Berencana yang melaksanakan penanganan terpadu dampak kependudukan 100 persen dan berhasil menjaga Total Fertility Rate (TFR) pada angka 2,1.
Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) melalui hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS), TFR nasional berada di angka 2,13. Sementara Jawa Barat berada di angka 2,05.
Prestasi lainnya datang dari program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Kota Sukabumi meraih Juara I tingkat Jawa Barat karena mampu mengimplementasikan gerakan tersebut dengan melibatkan sektor swasta, akademisi hingga jaringan minimarket dalam memberikan edukasi dan dukungan material untuk pencegahan stunting.
Selain itu, Kota Sukabumi meraih Juara Harapan II Kampung Berkualitas tingkat Jawa Barat melalui upaya perbaikan perilaku masyarakat dalam pencegahan stunting.
Ayep mengatakan, capaian tersebut menjadi bagian dari proses pembenahan yang terus dilakukan jajaran Pemkot Sukabumi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kota Sukabumi hari ini jelas sudah jauh berbeda. Bersama seluruh aparatur sipil di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi tidak bosan untuk berbenah diri dalam melayani masyarakat dalam segala hal,” katanya.
Ia menegaskan, penghargaan bukan sekadar seremoni, tetapi dapat menjadi salah satu ukuran terhadap pelaksanaan program dan kinerja pemerintah.
“Prestasi dan penghargaan adalah sebuah ukuran yang bisa menjadi patokan kinerja itu baik atau tidak,” ujar Ayep.
Ayep berharap berbagai capaian tersebut tidak membuat jajaran Pemkot Sukabumi berpuas diri. Sebaliknya, penghargaan diharapkan menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik.
“Semoga ke depan kami bisa lebih memberikan kinerja yang lebih baik lagi untuk kesejahteraan wargi Kota Sukabumi,” pungkasnya. (sya)



























