SUKABUMITIMES.com – Pergerakan wisatawan nusantara pada awal 2026 melonjak tajam. Momentum libur panjang, Hari Raya Nyepi, hingga arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah menjadi pendorong utama meningkatnya perjalanan masyarakat ke berbagai daerah di Indonesia.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) sepanjang Januari hingga Maret 2026 mencapai 319,51 juta perjalanan. Angka tersebut tumbuh 13,14 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan paling signifikan terjadi pada Maret 2026. Dalam satu bulan saja, jumlah perjalanan wisnus mencapai 126,34 juta perjalanan. Jumlah itu melonjak 38,63 persen dibandingkan Februari 2026 dan naik 42,10 persen dibandingkan Maret 2025.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan lonjakan mobilitas masyarakat dipengaruhi kombinasi sejumlah momentum libur nasional dan kebijakan kerja fleksibel.
“Lonjakan ini dipicu oleh akumulasi long weekend, libur Nyepi, hingga puncak mudik Idulfitri. Kebijakan sistem kerja fleksibel atau flexible working juga berperan besar mendorong warga bepergian,” jelas Ateng.
Menurutnya, pola perjalanan masyarakat kini semakin dinamis karena didukung fleksibilitas bekerja dari mana saja. Kondisi tersebut membuat masyarakat memanfaatkan waktu libur lebih panjang untuk berwisata maupun pulang kampung.
BPS juga mencatat beberapa daerah mengalami peningkatan mobilitas wisatawan domestik paling tinggi selama periode tersebut. Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi dengan kenaikan pergerakan wisnus tertinggi, disusul Sumatra Barat dan Kalimantan Barat.
Tingginya angka perjalanan domestik ini dinilai menjadi sinyal positif bagi pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata nasional. Selain menggerakkan sektor transportasi dan perhotelan, peningkatan wisatawan domestik juga mendorong aktivitas ekonomi pelaku usaha wisata di daerah.
Tren perjalanan yang terus meningkat pada awal tahun ini diperkirakan masih akan berlanjut, terutama memasuki musim libur sekolah pertengahan tahun dan sejumlah agenda libur nasional berikutnya. (sya)

























