SUKABUMITIMES.com – Kepala Pelaksana Badan Penaggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Kota Sukabumi, Yoseph Sabarudin, menyampaikan bahwa kebakaran melanda lahan bambu di Kampung Tegalega Kidul/Kubang, RT 02 RW 17, Kelurahan Lembursitu, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Minggu (25/10/2026) siang.
Kebakaran tersebut berdampak pada lahan bambu seluas sekitar 500 meter persegi.
Hal tersebut disampaikan Yoseph melalui pernyataan resmi yang diterima Redaksi sukabumitimes.com pada Minggu (25/10/2026) pukul 17.30 WIB.
“Berdasarkan informasi yang kami terima dari warga, kebakaran diduga dipicu pembakaran lahan bambu yang dilakukan dengan sengaja,” ujar Yoseph.
Peristiwa kebakaran itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.15 WIB. BPBD Kota Sukabumi menerima laporan pada pukul 12.35 WIB, kemudian melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi mulai pukul 13.00 WIB.
“Setelah menerima laporan, petugas langsung melakukan pengecekan ke lokasi, pendataan, dan penanganan sesuai kondisi di lapangan,” ungkapnya.
Yoseph menjelaskan, berdasarkan pendataan sementara, luas lahan bambu yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 500 meter persegi.
“Dampak yang tercatat berupa sebagian lahan bambu dengan luas terdampak sekitar 500 meter persegi,” jelasnya.
Dalam penanganan kejadian tersebut, BPBD Kota Sukabumi melibatkan sejumlah unsur terkait, di antaranya Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Sukabumi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pihak Kelurahan Lembursitu, masyarakat, serta pengurus RT dan RW setempat.
“Penanganan dilakukan bersama unsur terkait, mulai dari BPBD, Damkar, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, pihak kelurahan, hingga masyarakat serta pengurus RT dan RW,” kata Yoseph.
Ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas pembakaran di area terbuka karena api berpotensi merambat dan menimbulkan kebakaran yang lebih luas.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan. Apabila terpaksa melakukan pembakaran untuk keperluan tertentu, pastikan api benar-benar terkendali dan tidak berpotensi merembet ke area lain,” pungkasnya. (sya)































