SUKABUMITIMES.com – Pencarian korban yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Cicatih, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, akhirnya membuahkan hasil. Setelah menyisir sungai sejak Kamis (15/10/2026) pagi, tim SAR gabungan menemukan jasad korban yang hingga kini belum diketahui identitasnya, sekitar pukul 09.45 WIB.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kedalaman sekitar enam meter. Keberadaan jasad tersebut terdeteksi melalui Aqua Eye, perangkat pendeteksi objek bawah air yang membantu tim menentukan titik pencarian.
Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, menjelaskan bahwa setelah perangkat tersebut mengindikasikan keberadaan objek di titik tertentu, petugas langsung melakukan penyelaman. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil. Jasad korban ditemukan sekitar lima meter dari lokasi kejadian.
“Proses evakuasi pada pagi tadi akhirnya berjalan dengan lancar berkat sinergi dari seluruh unsur SAR gabungan. Jenazah selanjutnya dibawa menuju RSUD Sekarwangi untuk proses selanjutnya,” ungkap Suryo.
Lebih lanjut, Suryo menegaskan, peristiwa tersebut bermula pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, seorang warga dilaporkan kehilangan telepon genggam di area masjid di Kecamatan Parungkuda.
“Warga kemudian menanyakan kejadian itu kepada penjaga masjid. Dari keterangan yang diperoleh, terdapat seseorang yang masuk ke masjid dengan mengenakan baju gamis hitam,” jelasnya.
“Orang tersebut kemudian dikejar oleh warga bersama rekannya. Diduga karena ketakutan, orang itu melarikan diri dengan melompat ke aliran Sungai Cicatih. Namun, setelah masuk ke sungai, korban dilaporkan tenggelam,” imbuhnya.
Kejadian kemudian memicu operasi pencarian oleh tim SAR gabungan, lanjut Suryo, petugas melakukan penyisiran hingga akhirnya keberadaan korban terdeteksi menggunakan Aqua Eye dan dilanjutkan dengan proses penyelaman.
“Dalam operasi pencarian dan evakuasi ini, Pos SAR Sukabumi bekerja bersama Polsek Parungkuda, Damkar Pos 4 Parungkuda, Satpol PP Kecamatan Parungkuda, BPBD Kabupaten Sukabumi, SAR Katulistiwa, Sehati Gerak Bersama, ASB, RPB, KUBA, KNPI Ciambar, Pramuka Peduli, Tagana, Bagana, Sigap Pasundan, dan Sahabat Desa,” paparnya.
“Setelah jasad korban berhasil ditemukan dan dievakuasi, operasi pencarian di aliran Sungai Cicatih dinyatakan berakhir, identitas korban belum diketahui. Jasad telah dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk penanganan dan proses lebih lanjut,” tandasnya. (stm)
































