SUKABUMITIMES.com – Malam yang semula tenang di Jalan Raya Warungkiara mendadak berubah mencekam. Sebuah truk Mitsubishi bermuatan gelondongan kayu mengalami kerusakan pada as roda belakang saat melintas di Tanjakan Baeud, Kampung Baeud, Desa/Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.
Truk bernomor polisi F 8501 UI itu kemudian kehilangan kendali dan bergerak mundur ke sisi kanan jalan. Nahas, laju mundurnya truk berakhir setelah menghantam sebuah bengkel motor dan rumah semi permanen milik warga.
Peristiwa kecelakaan tunggal tersebut terjadi pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.
Kapolsek Warungkiara AKP R. Panji Setiadji mengatakan, kecelakaan bermula saat truk yang dikemudikan Sigit Budianto (37) melaju dari arah Palabuhanratu menuju Warungkiara dengan membawa muatan gelondongan kayu.
Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di jalan yang berbelok ke kiri pada kawasan Tanjakan Baeud, tiba-tiba terjadi kerusakan pada bagian as roda belakang kendaraan.
“Akibat kerusakan tersebut, kendaraan kemudian mundur ke sebelah kanan jalan hingga menimpa sebuah bengkel motor dan rumah semi permanen milik warga,” ungkapnya.
Dijelaskan R. Panji, benturan tersebut membuat penghuni rumah ikut terdampak. Aliyudin (44), pemilik rumah, dilaporkan tertimpa kayu dan mengalami luka memar pada bagian tubuh. Aliyudin kemudian dilarikan ke RS Sekarwangi untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Setelah menjalani pemeriksaan, korban diperbolehkan kembali ke rumah.
“Sementara itu, rumah semi permanen yang dihuni satu keluarga yang terdiri dari enam orang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut,” terangnya.
Selain rumah warga, kata R. Panji, bengkel motor milik Herdi Nurdiansyah (47) juga menjadi sasaran truk. Bengkel tersebut dilaporkan dalam kondisi tidak dihuni saat kejadian sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, bangunan mengalami kerusakan dan menimbulkan kerugian materi.
“Truk Mitsubishi keluaran 2014 tersebut diketahui dikemudikan Sigit Budianto, warga Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi,” ucapnya.
Lebih lanjut R. Panji mengatakan, kondisi jalan di lokasi kejadian berupa jalan aspal dengan karakter miring dan menanjak, sementara sisi kanan jalan terdapat tebing dan sisi kiri terdapat warung. Saat kecelakaan terjadi, kondisi cuaca cerah, jalan kering, dan arus lalu lintas relatif lancar.
“Alhamdulillah, meski truk menimpa bangunan warga, kecelakaan tidak sampai menyebabkan arus lalu lintas dari arah Warungkiara menuju Palabuhanratu maupun sebaliknya terganggu,” tuturnya.
“Petugas kepolisian telah melakukan penanganan dan pendataan di lokasi kejadian. Dugaan awal kecelakaan berkaitan dengan kerusakan pada as roda belakang truk, sementara proses penanganan selanjutnya terus dilakukan,” tandasnya. (stm)































