Progres Pembangunan Gedung Kecamatan Gunung Puyuh Baru 35 Persen, Kontraktor Diminta Tancap Gas

SUKABUMITIMES.com — Pembangunan Gedung Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat, hingga akhir Agustus 2026 baru mencapai sekitar 35 persen.

Pelaksana lapangan pembangunan Gedung Kecamatan Gunungpuyuh, Rendra Maulana, mengatakan pekerjaan yang dimulai sejak Juli 2026 tersebut saat ini baru memasuki pekan ke-10 dari total waktu pelaksanaan sekitar 150 hari kalender.

“Progres pekerjaan sampai bulan Agustus ini baru sekitar 35 persen. Sekarang sudah masuk minggu ke-10,” kata Rendra saat ditemui di lokasi pembangunan, Sabtu (29/8/2026).

Dengan waktu pelaksanaan yang terus berjalan, Rendra memastikan pihaknya akan mempercepat pekerjaan. Menurut dia, percepatan diperlukan agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Kita usahakan tancap gas supaya progres bisa selesai sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

Rendra menegaskan, percepatan pekerjaan tidak berarti mengabaikan kualitas bangunan. Setiap material yang digunakan harus mengacu pada spesifikasi teknis yang tercantum dalam rencana anggaran biaya (RAB).

Menurut dia, material yang digunakan, termasuk besi dan material konstruksi lainnya, diperoleh dari fabrikasi yang memiliki sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) serta sesuai dengan spesifikasi pekerjaan.

“Material yang diterapkan tentunya harus sesuai dengan spesifikasi yang tercantum dalam RAB. Barang material yang kita beli dari fabrikasi harus memiliki sertifikat SNI dan sesuai spesifikasi,” kata Rendra.

Ia mengatakan setiap material yang tiba di lokasi pembangunan juga tidak langsung digunakan. Material terlebih dahulu menjalani pemeriksaan oleh pihak konsultan untuk memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi yang dipersyaratkan.

“Setiap barang yang datang ke lokasi dilakukan pengecekan terlebih dahulu oleh pihak konsultan. Barang harus sesuai dengan spesifikasinya,” ujarnya.

Rendra menambahkan, kondisi cuaca panas dalam beberapa waktu terakhir justru cukup mendukung pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Hingga saat ini, pihaknya belum mengalami kendala berarti akibat faktor cuaca.

“Kalau kondisi cuaca panas seperti sekarang ini sangat mendukung. Jadi, kita tidak mengalami hambatan dalam program pekerjaan,” katanya.

Dengan progres yang baru mencapai sekitar 35 persen pada pekan ke-10, Rendra berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar sehingga target penyelesaian tidak mengalami keterlambatan.

“Kami berharap progres pekerjaan ini bisa berjalan lancar dan dimudahkan sampai selesai,” pungkasnya. (rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *