Indosat Ooredoo Hutchison Catat Pertumbuhan Double Digit, Percepat Transformasi Berbasis AI

SUKABUMITIMES.com – PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison, Indosat, IOH, atau Perseroan; IDX: ISAT) kembali mencatatkan kinerja operasional yang positif di Region Outer Jakarta sepanjang semester pertama 2026. Pertumbuhan trafik data mencapai 15,7 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), seiring meningkatnya kebutuhan layanan digital masyarakat di wilayah suburban.

Executive Vice President (EVP) Head of Circle Jakarta Raya Indosat Ooredoo Hutchison, Swandi Tjia, mengatakan jumlah pelanggan di Region Outer Jakarta juga terus bertambah sebesar 4,5 persen YoY hingga mencapai lebih dari 12,5 juta pelanggan berkualitas pada kuartal II 2026.

Menurutnya, peningkatan kebutuhan digital masyarakat diimbangi dengan penguatan infrastruktur jaringan yang dilakukan secara konsisten. Hingga kuartal II 2026, Indosat telah mengoperasikan hampir 34.000 BTS 4G serta menambah lebih dari 1.900 BTS 5G baru, sehingga total BTS 5G di Region Outer Jakarta kini mencapai lebih dari 2.500 unit.

“Kami terus menghadirkan pengalaman digital yang lebih baik bagi pelanggan melalui penguatan jaringan dan perluasan cakupan layanan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Indosat dalam menghadirkan konektivitas yang andal bagi masyarakat,” ujar Swandi Tjia.

Selain memperkuat infrastruktur, Indosat juga menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui kampanye “Lebih Baik Indosat”. Salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan SheHacks 2026 di Bogor.

Program tersebut mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan untuk meningkatkan literasi digital serta memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam mengembangkan bisnis. Melalui inisiatif ini, Indosat berharap pelaku usaha lokal mampu memperluas pasar dan meningkatkan daya saing di era digital.

Kinerja positif yang ditunjukkan Region Outer Jakarta memperlihatkan komitmen Indosat dalam menghadirkan konektivitas yang semakin kuat, sekaligus mendukung transformasi digital masyarakat melalui pengembangan infrastruktur dan pemberdayaan ekosistem digital.

Senada dengan hal tersebut, di skala nasional Indosat juga kembali membukukan kinerja keuangan dan operasional yang kuat pada semester pertama 2026. Tren positif tersebut menunjukkan bagaimana transformasi berbasis AI mampu memperkuat bisnis Perseroan saat ini sekaligus membangun fondasi dari pertumbuhan digital Indonesia ke depan.

Dalam periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026, Indosat membukukan pendapatan sebesar Rp30,7 triliun, meningkat 13,1% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya (YoY). EBITDA naik 14% YoY menjadi Rp14,6 triliun. Angka tersebut tumbuh lebih cepat dibanding pendapatan. Margin EBITDA tumbuh sehat pada 47,6%. Laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas induk yang dinormalisasi meningkat 49,2% YoY menjadi Rp3,2 triliun, didukung oleh pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, pengelolaan biaya yang disiplin, serta peningkatan efisiensi operasional.

AI kini semakin integral dalam pengalaman digital sehari-hari pelanggan. Melalui berbagai layanan seperti fitur Anti-Spam dan Anti-Scam, Sahabat-AI, Gemini AI, serta Adobe Express, Indosat menghadirkan pengalaman digital yang lebih produktif, kreatif, dan aman sebagai bagian dari layanan konektivitasnya. Berkat pengalaman yang semakin relevan ini, trafik data tumbuh 19,9% YoY dan Average Revenue Per User (ARPU) naik 17,3% YoY menjadi Rp46 ribu. Basis pelanggan seluler juga tetap kuat, yang kini berjumlah 93,4 juta pelanggan.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha,mengatakan, AI North Star kami mendorong pertumbuhan nilai jangka panjang dengan mentransformasi Indosat dari penyedia konektivitas menjadi perusahaan teknologi berbasis AI. Pertumbuhan double digit yang kami capai menjadi bukti kuat bahwa strategi kami berjalan baik sekaligus mencerminkan momentum positif dari perjalanan transformasi kami.

“Pencapaian ini semakin memperkuat keyakinan kami untuk mengakselerasi fase transformasi selanjutnya, dengan memperkuat kapabilitas yang akan menjadi mesin pertumbuhan di masa depan sekaligus berkontribusi dalam membangun ekosistem AI di Indonesia,”ujar Vikram Sinha dalam keterangan resminya yang diterima redaksi sukabumitimes.com pada Selasa (28/7/2026).

Menginvetasikan Keberhasilan Hari Ini untuk Pertumbuhan Masa Depan 

Kinerja operasional yang kuat memungkinkan Indosat mempercepat investasi yang akan membentuk fase pertumbuhan berikutnya. Dengan fondasi keuangan yang semakin kokoh, Indosat terus berinvestasi pada kapabilitas yang akan memperluas bisnis teknologinya sekaligus membuka peluang pertumbuhan jangka panjang.

Salah satu pencapaian penting di semester pertama 2026 adalah pembentukan PT Infra Fiber Teknologi (IFT) bersama Arsari Group. Melalui pengalihan pengelolaan lebih dari 86.000 kilometer infrastruktur serat optik nasional, Indosat memperoleh sekitar Rp11,7 triliun seraya mengadopsi model bisnis asset-light. Langkah ini memberikan fleksibilitas finansial yang lebih besar untuk mempercepat investasi pada peluang pertumbuhan bernilai tinggi yang mendukung transformasi jangka panjang Perseroan.

Didukung oleh permodalan yang semakin kuat, Indosat juga terus memperluas bisnis AI Cloud seiring meningkatnya adopsi AI di sektor industri. Sepanjang semester pertama 2026, AI Cloud membukukan pendapatan sebesar US$33 juta, melampaui total pendapatan sepanjang tahun 2025 yang mencapai US$28 juta.

Kinerja ini mencerminkan peningkatan permintaan terhadap infrastruktur AI yang berdaulat, sekaligus semakin menegaskan AI Cloud sebagai salah satu mesin pertumbuhan baru utama Indosat.

Untuk mendukung ekosistem AI yang terus berkembang, Indosat juga terus memperkuat konektivitasnya. Indosat baru saja memperoleh tambahan spektrum 80 MHz pada pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz yang meningkatkan kapasitas jaringan dan kualitas layanan seiring kebutuhan akan pengalaman digital berbasis AI yang terus tumbuh.

Bersama dengan fokus berkelanjutan pada Customer Love, investasi ini akan memungkinkan Indosat menghadirkan pengalaman digital yang lebih andal, cerdas, dan personal, sekaligus membuka peluang monetisasi baru pada layanan Indosat5G, termasuk Fixed Wireless Access (FWA).

Membangun Pertumbuhan yang Berkelanjutan

Seiring dengan pengembangan platform pertumbuhan berbasis AI, Indosat berkomitmen untuk terus memastikan bahwa inovasi Perseroan memberikan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan. Optimalisasi jaringan berbasis AI serta pengelolaan energi yang cerdas berhasil menurunkan intensitas emisi karbon sebesar 50,89%.

Komitmen Indosat terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab juga mendapat pengakuan melalui masuknya Perseroan ke dalam ketiga Indeks ESG KEHATI—SRI-KEHATI, ESG Sector Leaders, dan ESG Quality 45—untuk periode Juni–November 2026.

Indosat juga terus berinvestasi dalam masa depan AI Indonesia melalui kemitraan bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) dan Wadhwani Foundation, yang salah satunya bertujuan mengembangkan satu juta talenta digital dan 100.000 wirausaha berbasis AI hingga 2029.

Berbagai inisiatif ini memperkuat keyakinan Perseroan bahwa kepemimpinan AI jangka panjang harus dibangun di atas inovasi yang bertanggung jawab, pertumbuhan yang berkelanjutan, dan pengembangan talenta yang inklusif. (*/sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *