SUKABUMITIMES.com – Pembagian daging kurban yang disalurkan di bagian samping kanan Masjid Agung, Kamis (28/5/2026) berlangsung ricuh.
Hal ini diduga terjadi saat para penerima paket daging kurban berdesak – desakan di tengah terik matahari yang sangat menyengat.
Seorang lansia warga Kampung Baru Kelurahan Selabatu Aroh mengatakan, dia datang sejak pukul 10.00 WIB.
“Saya datang sejak pagi. Karena menurut informasi pembagian daging dibagikan pada jam 10 pagi. Lalu saya mendengarkan siraman rohani hingga menjelang dzuhur,” kata Aroh dengan mata berkaca-kaca.
Selesai Salat Dzuhur mobil pembawa paket daging kurban merapat disamping kanan masjid. Aroh ikut mengantre dengan ratusan warga lain yang sama-sama menunggu hingga tiga jam lamanya.
Seperti yang lain dia terjebak dalam kerumunan warga yang datang secara spontanitas dari berbagai wilayah. Situasi makin tak terkendali saat paket daging kurban tersebut diturunkan dari kendaraan petugas.
Lalu setelah itu tanpa dikomando warga merangsek mengambil posisi paling depan dengan harapan bisa secepatnya menukar kupon di tangan mereka dengan daging kurban.
“Waktu itu maju kena mundur kena karena dari bagian belakang terus mendorong yang di depan. Sementaranya pintu masuk untuk penukaran sangat sempit dan sulit dilewati,” ujarnya.
Situasi makin panas setelah terjadi insiden saling dorong antar warga yang menyebabkan dua orang dibarisan depan yang meluapkan emosi hingga terjadi kontak fisik.
Hingga berita ini dibuat, belum ada konfirmasi maupun klarifikasi dari pihak penyelenggara terkait masalah itu. Sebagian warga menyayangkan peristiwa ini terjadi.
“Semoga ke depan mekanisme penyalurannya bisa diperbaiki,” kata narasumber yang tidak ingin disebut namanya. (*/uml)




























