SUKABUMITIMES.com – Warga Sukabumi dan sebagian besar wilayah Jawa Barat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca sepanjang hari ini. Berdasarkan prakiraan resmi dari BMKG, kondisi atmosfer pada Rabu (6/5/2026) diprediksi didominasi awan dengan potensi hujan yang terjadi secara bertahap dari pagi hingga dini hari.
Prakirawan dari BMKG menyampaikan bahwa “pada pagi hari, cuaca umumnya berawan, namun menjelang siang terdapat potensi hujan ringan di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Sukabumi.”
Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas masyarakat sejak pagi sudah perlu mempertimbangkan kemungkinan turunnya hujan meskipun dengan intensitas ringan.
Memasuki siang hingga sore hari, kondisi cuaca diperkirakan semakin dinamis. “Siang dan sore hari, cuaca berawan hingga berawan tebal dengan potensi hujan ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Jawa Barat, termasuk Kabupaten dan Kota Sukabumi,” ujar prakirawan dalam keterangannya. Intensitas hujan yang meningkat ini berpotensi memengaruhi mobilitas warga, terutama di kawasan perkotaan dan jalur utama.
Pada malam hari, hujan masih berpeluang turun di beberapa daerah. “Malam hari, kondisi cerah berawan hingga berawan tebal dengan potensi hujan ringan hingga sedang masih dapat terjadi di wilayah Sukabumi dan sekitarnya,” lanjutnya. Kondisi ini menandakan bahwa curah hujan tidak hanya terfokus pada siang hari, tetapi berlanjut hingga malam.
Bahkan hingga dini hari, potensi hujan belum sepenuhnya reda. BMKG menyebutkan, “pada dini hari, cuaca tetap cerah berawan hingga berawan tebal dengan potensi hujan ringan hingga sedang di beberapa wilayah Jawa Barat,” termasuk daerah sekitar Cianjur, Tasikmalaya, dan Ciamis.
Selain potensi hujan, BMKG juga memberikan gambaran kondisi meteorologis lainnya. Suhu udara di wilayah Jawa Barat diperkirakan berada pada kisaran 20 hingga 32 derajat Celsius, dengan kelembapan udara cukup tinggi antara 55 hingga 98 persen.
Sementara itu, arah angin bertiup dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 5 hingga 40 kilometer per jam.
Yang perlu menjadi perhatian serius adalah adanya peringatan dini dari BMKG. Dalam rilis resminya disebutkan, “waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir pada skala lokal antara siang hingga sore hari di sebagian wilayah Jawa Barat,”
Peringatan ini terutama relevan bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, termasuk petani, pengendara, dan pekerja lapangan.
Dengan kondisi cuaca yang cenderung fluktuatif sepanjang hari, masyarakat di Sukabumi dan wilayah Jawa Barat lainnya diimbau untuk selalu memperbarui informasi cuaca serta mempersiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan. Langkah antisipasi ini penting guna meminimalkan risiko yang ditimbulkan oleh perubahan cuaca yang cepat.
Prakiraan ini diperbarui oleh Stasiun Klimatologi Jawa Barat pada pukul 05.40 WIB, dan menjadi acuan utama bagi masyarakat dalam merencanakan aktivitas harian di tengah potensi hujan yang cukup merata diberbagai wilayah. (sya)






























