SUKABUMITIMES.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Jawa Barat, termasuk Sukabumi, akan mengalami hujan dengan intensitas bervariasi sepanjang Kamis, 30 April 2026.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sejak siang hingga dini hari.
Prakirawan BMKG dari Stasiun Klimatologi Jawa Barat menyampaikan, pada pagi hari kondisi cuaca di wilayah Jawa Barat umumnya cerah berawan hingga berawan. Namun demikian, potensi hujan ringan hingga sedang sudah mulai muncul di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten dan Kota Sukabumi.
“Pada pagi hari umumnya cerah berawan hingga berawan, namun berpotensi hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah, termasuk Sukabumi,” demikian disampaikan prakirawan BMKG dalam rilis resminya, Kamis (30/4/2026).
Memasuki siang hingga sore hari, intensitas hujan diperkirakan meningkat. Bahkan, sejumlah wilayah di Jawa Barat, termasuk Sukabumi, berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
“Pada siang dan sore hari, terdapat potensi hujan sedang hingga lebat di sebagian wilayah Jawa Barat, termasuk Sukabumi dan sekitarnya,” ujarnya.
Kondisi tersebut berlanjut hingga malam hari. BMKG mencatat, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Sukabumi, Bogor, hingga wilayah pesisir selatan Jawa Barat.
Sementara itu, pada dini hari, cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang masih dapat terjadi di berbagai wilayah di Jawa Barat.
BMKG juga merilis parameter cuaca lainnya, di mana suhu udara di Jawa Barat berada pada kisaran 18 hingga 34 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara antara 55 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 5 hingga 40 kilometer per jam.
Lebih lanjut, BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
“Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang antara menjelang siang hingga menjelang malam dan dini hari di sebagian wilayah Jawa Barat,” pungkasnya. (sya)































