SUKABUMITIMES.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat mengeluarkan prakiraan cuaca khusus untuk Minggu, 12 April 2026, dengan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah, termasuk Sukabumi.
Prakirawan BMKG Jawa Barat menjelaskan, pada pagi hari kondisi cuaca di wilayah Sukabumi dan sebagian besar Jawa Barat cenderung cerah berawan hingga berawan.
“Pada pagi hari tanggal 12 April 2026, cuaca di wilayah Sukabumi dan Jawa Barat umumnya cerah berawan hingga berawan,” ujar prakirawan BMKG Jawa Barat.
Namun, memasuki siang hingga sore hari, potensi hujan mulai meningkat secara signifikan, terutama di wilayah selatan dan tengah Jawa Barat.
“Siang hingga sore hari berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang, khususnya di wilayah Sukabumi dan sekitarnya,” jelasnya.
BMKG menegaskan bahwa wilayah Sukabumi menjadi salah satu daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan karena potensi hujan dapat meningkat menjadi lebat dalam durasi singkat.
“Khusus untuk Sukabumi, ada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada siang hingga menjelang malam hari. Kondisi ini perlu diwaspadai,” ungkapnya.
Sementara itu, pada malam hari, hujan masih berpeluang terjadi meski dengan intensitas yang cenderung menurun di sebagian wilayah.
“Pada malam hari, hujan masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah Jawa Barat, namun intensitasnya umumnya ringan hingga sedang,” katanya.
BMKG juga memaparkan kondisi suhu udara di wilayah Jawa Barat pada tanggal tersebut berkisar antara 20 hingga 32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara cukup tinggi.
“Kelembapan udara berkisar antara 60 hingga 95 persen. Kondisi ini mendukung pembentukan awan hujan, terutama pada siang hingga malam hari,” ujarnya.
Lebih lanjut, BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi akibat cuaca ekstrem, terutama di wilayah rawan seperti Sukabumi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan drainase kurang baik,” tegasnya.
Selain itu, pengguna jalan juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan.
“Bagi pengguna jalan, diharapkan lebih berhati-hati saat berkendara, karena hujan lebat dapat menyebabkan jalan licin serta jarak pandang terbatas,” tambahnya.
BMKG memastikan akan terus memperbarui informasi cuaca dan meminta masyarakat untuk aktif memantau perkembangan terbaru melalui kanal resmi.
“Kami akan terus memberikan update terkait kondisi cuaca. Masyarakat diharapkan dapat mengakses informasi resmi BMKG untuk mendapatkan data yang akurat dan terkini,” pungkasnya. (*/sya)

































