SUKABUMITIMES.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat kembali memperbarui prakiraan cuaca untuk wilayah Sukabumi dan Jawa Barat pada Kamis (9/4/2026). Dalam update terkini, kondisi cuaca masih didominasi potensi hujan, terutama pada siang hingga malam hari.
Prakirawan BMKG Jawa Barat, Rina Safitri, mengatakan bahwa dinamika atmosfer saat ini masih mendukung pertumbuhan awan hujan, meski sebagian wilayah mulai memasuki masa peralihan musim.
“Pada update hari ini, Kamis 9 April 2026, potensi hujan masih cukup tinggi di wilayah Sukabumi dan sebagian besar Jawa Barat. Terutama terjadi pada siang hingga sore hari dengan intensitas ringan hingga sedang,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi pagi hari umumnya diawali dengan cuaca cerah berawan hingga berawan. Namun, perubahan cuaca terjadi cukup cepat seiring meningkatnya suhu permukaan.
“Pagi hari relatif cerah berawan. Tetapi menjelang siang, pertumbuhan awan konvektif meningkat sehingga berpotensi menimbulkan hujan di sejumlah wilayah,” jelasnya.
Wilayah yang berpotensi terdampak hujan antara lain Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Bogor, Cianjur, Bandung, hingga wilayah Priangan Timur.
BMKG juga mengingatkan adanya potensi hujan yang disertai kilat atau petir serta angin kencang, khususnya di daerah dataran tinggi dan pegunungan.
“Perlu diwaspadai hujan yang dapat disertai kilat dan angin kencang pada siang hingga malam hari. Ini berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang,” tegas Rina.
Ia menambahkan, kondisi ini merupakan ciri khas masa pancaroba atau peralihan musim dari hujan ke kemarau, yang ditandai dengan cuaca tidak menentu.
“Di masa pancaroba, perubahan cuaca bisa berlangsung cepat. Dari panas terik, kemudian tiba-tiba turun hujan. Ini yang perlu diantisipasi masyarakat,” katanya.
Untuk suhu udara di wilayah Sukabumi dan sekitarnya diprakirakan berkisar antara 20 hingga 30 derajat Celsius, dengan kelembapan udara relatif tinggi antara 60 hingga 95 persen. Sementara arah angin bertiup dari barat hingga barat laut dengan kecepatan bervariasi.
BMKG Jawa Barat juga mengimbau masyarakat agar terus memantau informasi cuaca terbaru dan meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi cuaca resmi dari BMKG dan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu,” ungkapnya.
Dengan update terbaru ini, warga Sukabumi dan Jawa Barat diharapkan tetap siaga menghadapi perubahan cuaca yang fluktuatif, khususnya pada periode siang hingga malam hari yang masih berpotensi hujan.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Hindari daerah rawan saat hujan lebat terjadi,” pungkasnya. (*/sya)
























