SUKABUMITIMES.com – Masyarakat di wilayah Sukabumi dan sebagian besar Jawa Barat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang terjadi hampir sepanjang hari, Jumat (27/3/2026).
Berdasarkan prakiraan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca didominasi awan tebal sejak pagi hingga sore, dengan peluang hujan yang cukup merata.
Pada pagi hari, cuaca di wilayah Sukabumi dan Jawa Barat umumnya berawan hingga berawan tebal. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan mulai turun di sejumlah wilayah sejak pagi.
“Sejak pagi hari, potensi hujan ringan hingga sedang sudah mulai terjadi di sebagian besar wilayah Jawa Barat, termasuk Sukabumi,” ujar prakirawan BMKG dalam keterangannya.
Memasuki siang hingga sore hari, kondisi cuaca diprediksi masih belum banyak berubah. Awan tebal tetap menyelimuti langit, dengan potensi hujan yang semakin meluas.
“Pada siang hingga sore, hujan diprakirakan masih terjadi dengan intensitas ringan hingga sedang dan dapat meluas hampir di seluruh wilayah,” lanjutnya.
Namun, masyarakat juga diminta untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara lokal. BMKG mengeluarkan peringatan dini untuk beberapa wilayah di Jawa Barat, termasuk yang berdekatan dengan Sukabumi seperti Kabupaten Cianjur.
“Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada siang hingga menjelang malam hari, khususnya di wilayah Cianjur dan sekitarnya,” tegas BMKG.
Memasuki malam hari, kondisi cuaca di Sukabumi dan Jawa Barat diperkirakan mulai membaik dengan langit cerah berawan. Sementara pada dini hari, cuaca cenderung cerah berawan hingga berawan, meskipun masih ada peluang hujan ringan di wilayah utara Jawa Barat.
Secara umum, suhu udara di Sukabumi dan Jawa Barat hari ini berkisar antara 19 hingga 34 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan cukup tinggi antara 60 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah barat hingga barat laut dengan kecepatan 5 hingga 50 kilometer per jam.
Kondisi ini berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat, terutama bagi pengendara dan warga yang beraktivitas di luar ruangan. Selain risiko jalan licin dan genangan air, angin kencang juga berpotensi menyebabkan pohon tumbang.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan rutin memantau pembaruan cuaca melalui situs resmi [BMKG](http://cuaca.bmkg.go.id?utm_source=chatgpt.com).
Dengan kondisi cuaca yang dinamis ini, warga Sukabumi dan Jawa Barat diharapkan dapat mengantisipasi segala kemungkinan, sehingga aktivitas tetap berjalan aman meski di tengah dominasi hujan sepanjang hari. (sya)

























