SUKABUMITIMES.com – Peristiwa kebakaran menghanguskan bangunan TK Nusa Karya Kebun Cibungur, yang berlokasi di Kampung Cibungur RT 01 RW 12, Desa Ubrug, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.
Berdasarkan informasi didapat, insiden terjadi pada Senin (11/3/2026) sekitar pukul 14.46 WIB dan menyebabkan kerugian materiil ratusan juta rupiah dampak dari bangunan rusak dan sebagian barang-barang hangus terbakar.
Kapolsek Warungkiara, R. Panji Setiadji, mengungkapkan bahwa kebakaran diduga kuat dipicu korsleting listrik dari stop kontak di ruang gudang sekolah.
“Api diduga berasal dari korsleting listrik pada instalasi di gudang, yang kemudian memicu percikan api hingga membesar dan merambat ke seluruh bagian bangunan,” jelasnya.
Lebih lanjut Kapolsek Warungkiara menegaskan, adapun untuk kronologi kejadian dari keterangan saksi saksi, bermula saat seorang saksi bernama Welly Aldino Harahap (30) tengah berada di depan warung dekat sekolah. Ia melihat percikan api muncul dari kabel listrik di atas genteng bangunan sekolah. Dalam waktu singkat, api membesar dan melahap atap hingga merembet ke ruang kelas, kantor, serta fasilitas lainnya.
“Warga yang mengetahui kejadian itu, sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual. Namun, kobaran api yang cepat membesar membuat bangunan sekolah tidak dapat diselamatkan,” jelasnya.
Akibat kebakaran tersebut, lanjut Kapolsek R. Panji sejumlah fasilitas pendidikan hangus terbakar, di antaranya ruang kelas, ruang kantor, gudang, serta berbagai perlengkapan sekolah seperti televisi 75 inci, tiga unit wastafel, meja dan kursi guru, meja serta kursi siswa, lemari buku, hingga alat permainan anak-anak (playground dan UKS).
“Total kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan jutaan. Namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tambahnya.
Berdasarkan hasil analisis sementara, kata Kapolsek R. Panji, kondisi bangunan yang kurang terawat serta minimnya sistem keamanan instalasi listrik menjadi faktor yang turut memperparah kebakaran. Bahkan, diduga sebelumnya sudah terjadi gangguan pada instalasi listrik, namun tidak segera diperbaiki.
Petugas kepolisian dari Polsek Warungkiara yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) antara lain Aipda Mindiata, Aiptu Didin, dan Briptu Fahmi. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk memperkuat penyelidikan.
Kapolsek mengimbau pihak sekolah maupun masyarakat untuk lebih memperhatikan sistem kelistrikan dan kondisi bangunan guna mencegah kejadian serupa terulang.
“Kami mengingatkan pentingnya perawatan instalasi listrik secara berkala serta peningkatan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di fasilitas umum seperti sekolah,” tegasnya. (stm)
































