Di Sukabumi Hilal Belum Terlihat, 1 Ramadan Menunggu Pengumuman Kemenag RI

SUKABUMITIMES.com – Upaya penentuan awal Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah melalui rukyatul hilal di Pos Observasi Bulan Cibeas, Kabupaten Sukabumi, belum membuahkan hasil. Hilal dilaporkan tidak terlihat saat pengamatan yang digelar Selasa petang.

Rukyatul hilal dimulai pukul 18.18 WIB, tepat setelah matahari terbenam. Tim gabungan dari Dewan Hisab dan Rukyat (DHR), Kementerian Agama, hingga unsur organisasi keagamaan mengarahkan pengamatan ke ufuk barat dari titik markaz dengan koordinat 7° 4’ 26,2” LS dan 106° 31’ 52” BT.

Wakil Ketua I DHR Kabupaten Sukabumi Bidang Diklat dan Hisab Rukyat, Zaenurridwan, menjelaskan bahwa faktor cuaca dan posisi hilal menjadi penyebab utama tidak teramatinya bulan sabit muda tersebut.

“Langit di POB Cibeas tertutup mendung, dan berdasarkan perhitungan hisab, ketinggian hilal masih berada di bawah ufuk saat matahari terbenam,” ujarnya.

Ditegaskan Zaenurridwan, pengamatan dilakukan oleh tim lintas daerah, melibatkan DHR Kabupaten Sukabumi, Kemenag Kabupaten dan Kota Sukabumi, tim rukyat LF PCNU Kabupaten Sukabumi, LFNU Kabupaten Cianjur, hingga BHR Kota Sukabumi.

“Sejumlah ulama dan ahli falak dari berbagai pondok pesantren turut hadir untuk memastikan proses rukyat berjalan sesuai ketentuan syariat dan ilmiah,” terangnya.

Zaenurridwan menegaskan, hasil rukyatul hilal di Sukabumi ini telah dilaporkan ke Kementerian Agama RI sebagai bahan Sidang Isbat penentuan awal Ramadan secara nasional.

“Penetapan resmi awal Ramadan tetap menunggu keputusan Menteri Agama RI setelah Sidang Isbat,” katanya.

“Meski demikian, berdasarkan perhitungan kalender hisab, 1 Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, dengan catatan menunggu pengumuman resmi pemerintah,” tandasnya. (stm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed