Longsor Masih Tutup Jalur Nasional Bagbagan Kiara Dua, Polisi Imbau Pengendara Tidak Melintas

SUKABUMITIMES.COM – Bencana tanah longsor yang melanda wilayah Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Longsor yang terjadi di ruas jalan nasional Bagbagan–Kiara Dua tepatnya di Kampung Cisarakan dan Kampung Cimapag, Desa Loji, menyebabkan akses jalan utama Palabuhanratu – Surade lumpuh total sejak Senin (12/1/2026) pagi.

Kapolsek Simpenan, AKP Bayu Sunarti Agustina, mengatakan longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (10/1/2026). Kondisi tanah yang labil membuat longsoran terus terjadi secara susulan hingga menutup badan jalan.

“Akibat longsor ini, jalan mengalami amblas dan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, karena material tanah masih terus turun,” ujar AKP Bayu Sunarti Agustina saat dikonfirmasi.

Sejak pukul 08.00 WIB, Kapolsek Simpenan AKP Bayu Sunarti bersama anggota Polsek Simpenan telah berada di lokasi untuk melakukan monitoring, pengamanan, serta pemantauan kondisi terkini. Meski upaya evakuasi material longsor telah dilakukan bersama warga sekitar, proses pembersihan terkendala cuaca hujan yang masih mengguyur kawasan tersebut.

“Setiap kali dilakukan pembersihan, material kembali turun dan menutup jalan. Ini sangat berisiko jika dipaksakan,” jelasnya.

Lebih lanjut AKP Bayu menegaskan, pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Forkopimcam, Tagana, P2BK, serta BPBD Kabupaten Sukabumi guna percepatan penanganan bencana. Selain itu, pengamanan lokasi dilakukan untuk mencegah masyarakat melintas di area rawan longsor.

Sebagai langkah lanjutan, aparat akan meminta bantuan alat berat dari Dinas PU serta pihak swasta, yakni PT GMB dan PT Golden, guna mempercepat evakuasi material longsor. Pengaturan lalu lintas dan imbauan kepada masyarakat juga terus dilakukan.

“Kami mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar tidak melintas terlebih dahulu di jalur Bagbagan–Kiara Dua demi keselamatan, serta bersabar hingga proses evakuasi selesai,” tegas Kapolsek.

Diketahui, sejak Minggu malam (11/1/2026) sekitar pukul 21.00 WIB, evakuasi telah dilakukan menggunakan alat berat. Namun hingga saat ini, akses jalan masih belum bisa difungsikan, lantaran longsoran susulan masih terjadi.

Situasi di lokasi masih terus dipantau oleh petugas, sembari menunggu kondisi cuaca membaik agar proses pembersihan dapat berjalan optimal dan akses vital Palabuhanratu–Surade kembali normal. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *