SUKABUMITIMES.COM – Kebakaran hebat menimpa salah satu pabrik jamu Sari Alam milik Muhsin Assegaf yang berlokasi di Kampung Babakan Sirna RT. 01/10 Desa/Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi pada Kamis (11/12/2025) sekira pukul 19.23 WIB.
Bagian pabrik jamu Sari Alam ini yang terbakar di sektor ruang produksi/Ektraksi. Dugaan awal, penyebab kebakaran adalah karena terjadinya kegagalan kelistrikan pada ruangan produksi mati listrik.
Komandan Pleton pada Posko VII Damkar Sukaraja, Kabupaten Sukabumi Ade Feri membenarkan bahwa telah terjadi kebakaran di wilayah kerjanya l, tepatnya sebuah pabrik jamu Sari Alam yang berlokasi di Kampung Babakan Sirna RT. 01/10 Desa/Kecamatan Sukaraja.
“Ya betul, kami menerima laporan dari pak camat Sukaraja adanya kebakaran di pabrik tersebut pada pukul 19.12 WIB,” ungkap Ade Feri.
Setelah menerima laporan tersebut, kami langsung meluncur ke tempat kejadian.
“Setelah perjalanan kurang lebih 10 menit kami tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman,” ujarnya.
Upaya pemadaman, menurut Ade berjalan lancar, namun yang menjadi hambatan adalah karena ketersediaan air yang agak sulit.
“Sumber air agak susah dan kami mengambil air dari kolam sekitar pabrik,” lanjutnya.
Ade menjelaskan bahwa proses pemadaman memakan waktu lumayan lama, yakni dari pukul 19.24 WIB hingga 22.24 WIB.
“Area yang terbakar pada bangunan pabrik tersebut kurang lebih 3×4 m² sebanyak dua ruangan. Memakan waktu 3 jam 30 menit. 20 persen bangunan hangus dan selebihnya bisa diselamatkan karena kesigapan tim pemadam dalam menjalankan tugasnya yang dibantu masyarakat,” bebernya.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ucap Ade Feri.
Damkar posko VII Sukaraja dalam memadamkan api dengan mengerahkan 5 unit armada damkar, yakni tiga dari kabupaten dan dua unit dari damkar Kota Sukabumi.
“Mobil pemadam terdiri dari 1 unit dari Posko VII Sukaraja, 1 unit Posko Cisaat, 1 unit Posko Cibadak, dan 2 unit dari Kota Sukabumi,” terangnya.
“Akibat terjadinya insiden ini, pemilik pabrik jamu Sari Alam mengalami kerugian berupa dua ruang terbakar dan Nilai kerugian ditaksir senilai Rp500 juta,” pungkasnya. (sya)
























