SUKABUMITIMES.COM – Upaya pencarian terhadap dua pemancing yang terseret ombak di Pantai Cikeueus, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, akhirnya membuahkan hasil di hari keempat operasi.
Setelah melakukan penyisiran intensif sejak pagi, Rabu (19/11/2025) tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban dari dua korban yang sebelumnya telah ditemukan pada Selasa (18/11/2025) dalam kondisi meninggal dunia.
Korpos SAR Basarnas Sukabumi, Suryo Adianto, menjelaskan bahwa pencarian kembali dilanjutkan pada Rabu (19/11) sekitar pukul 07.00 WIB dengan membagi kekuatan menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU).
“Tiga SRU itu bergerak sesuai sektor masing-masing. SRU 1 melakukan pencarian menggunakan perahu LCR sejauh 6 nautical miles dari titik korban hilang. SRU 2 melakukan penyisiran darat sejauh 5 kilometer, sementara SRU 3 melakukan pemantauan dari puncak Aher dan puncak Dini,” terang Suryo.
Ditegaskan Suryo, sekitar pukul 10.00 WIB, ketegangan tim SAR terpecah setelah salah satu regu mendeteksi keberadaan tubuh mengapung di sekitar perairan Pantai Cibakung, sekitar 1 nautical mile dari lokasi kejadian. Setelah dievakuasi, korban dipastikan merupakan Ujang Agus (40), warga Kampung Babadan, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah langsung dievakuasi ke rumah sakit Palabuhanratu dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkap Suryo.
Sementara itu, satu korban lainnya, Deni Setiawan (35), warga Kelurahan Palabuhanratu, hingga operasi berakhir sebelumnya telah ditemukan. Berdasarkan koordinasi dengan seluruh unsur terlibat dan pihak keluarga, operasi SAR resmi ditutup.
Selama proses pencarian, kata Suryo lagi tim SAR harus berjibaku dengan kondisi alam yang tidak bersahabat. Hujan disertai angin kencang serta gelombang tinggi menjadi kendala utama yang memperlambat operasi.
“Cuaca sangat tidak mendukung. Gelombang tinggi membuat pergerakan perahu SAR terbatas. Namun seluruh unsur tetap bekerja maksimal,” tambah Suryo.
Masih kata Suryo, sebanyak 19 unsur gabungan ikut terlibat dalam operasi ini, mulai dari Pos SAR Sukabumi, Polair Polres Sukabumi, Polsek Ciemas, Koramil Ciemas, hingga komunitas relawan seperti Pramuka Peduli, Sehati Gerak Bersama, SAR Khatulistiwa, dan lainnya.
“Untuk mendukung operasi, sejumlah alat utama turut dikerahkan, antara lain satu unit Rescue Car Hilux, perahu karet (rubber boat), peralatan selam, dan peralatan pendukung pencarian di air,” terangnya. (stm)





























