SUKABUMITIMES.COM – Kobaran api menghanguskan satu unit bengkel dan warung di Kampung Pasir Randu Tonggoh, RT 03/08, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (8/11/2025) dini hari.
Berdasarkan informasi didapat, Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun pemilik mengalami kerugian materi pasalnya seluruh bangunan dan isi di dalamnya ludes terbakar.
Pemilik bengkel, Rival atau yang akrab disapa Abang, masih tak menyangka tempat usaha yang ia bangun bersama sang kakak kini tinggal puing-puing. Menurutnya, sebelum kejadian, dirinya dan teman-temannya masih sempat nongkrong di warung milik kakaknya.
“Sekitar pukul 11 malam kami masih di warung, lalu pulang ke rumah. Sekitar jam 1 ada telepon, katanya bengkel kebakaran,” ujarnya lirih.
“Saya langsung ke lokasi bersama kakak, dan pas sampai api sudah besar, membakar bangunan warung dan bengkel,” sambungnya.
Rival menjelaskan, saat tiba di lokasi, api sudah membumbung tinggi dan melahap seluruh bagian warung dan bengkel yang berdiri berdampingan. Bangunan yang sebagian besar terbuat dari bambu dan papan membuat si jago merah dengan cepat menjalar ke seluruh sisi bangunan.
“Itu warung punya kakak saya. Waktu sampai, api sudah besar, boro-boro mau padamkan, warga cuma bisa pasrah lihat api melahap bangunan. Semua habis,” ucapnya.
Menurut Rival, besarnya kobaran api juga dipicu oleh tiupan angin kencang yang terjadi malam itu. Dalam hitungan menit, seluruh bangunan roboh dan rata dengan tanah.
“Tidak ada satu pun peralatan bengkel atau barang dagangan yang berhasil diselamatkan. Api cepat membesar karena angin kencang, apalagi bangunan dari kayu. Semua isi bengkel dan warung habis, tidak ada yang bisa diselamatkan,” paparnya.
Kini, Ia dan kakaknya hanya bisa berharap adanya uluran tangan dari pemerintah dan warga sekitar. Pasalnya, warung dan bengkel tersebut merupakan satu-satunya sumber penghidupan mereka.
“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah desa atau siapa pun yang peduli. Bengkel dan warung itu mata pencaharian kami satu-satunya,” ujarnya penuh harap.
Sementara itu, warga sekitar sempat berjibaku berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena api sudah lebih dulu melahap seluruh bangunan. (stm)






























