SUKABUMITIMES.COM- Niswatun Khumaira, akan mewakili Kota Sukabumi mengikuti pemilihan Duta Baca Provinsi Jawa Barat di Kota Bandung akhir November 2025 ini.
Niswa panggilan akrabnya mengungkapkan, menjadi Duta Baca bukanlah sebagai ajang kejuaraan saja, tetapi bagaimana momentum ini dapat mendukung indeks literasi Kota Sukabumi di Provinsi Jawa Barat.
Niswa menjelaskan, motivasi mengikuti pemilihan Duta Baca adalah ingin mencoba sesuatu hal yang baru, dan diterapkan pada diri sendiri bahwa dirinya harus berubah, salah satu gerakan perubahannya yaitu mengikuti Duta Baca.
“Motivasi saya mengikuti pemilihan Duta Baca adalah ingin menjadikan diri saya sendiri pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Meningkatkan value diri, upgrade diri yang sebelumnya tidak pernah saya coba. Saya sebelumnya bisa dikatakan masih sulit untuk mencoba hal baru, namun saya terapkan kepada diri sendiri bahwa saya harus berubah, salah satu gerakan perubahannya yaitu mengikuti Duta Baca dan menjadi juara satu di tingkat Kota Sukabumi,” ucap Niswa.
Keinginan Niswa menjadi Duta Baca adalah karena dirinya menyadari adanya lingkungan positif yang saling support dan tempat untuk bertumbuh kembang.
“Alasan mengapa saya harus menjadi Duta Baca Kota Sukabumi, karena disana lingkungan positif yang saling support dan juga tempat untuk bertumbuh kembang. Tentunya bagi diri sendiri yang ingin meningkatkan pengalaman, pengetahuan dan kesempatan untuk terjun langsung dalam masyarakat luas,” ungkap Niswa.
Menurut Mahasiswa semester 5 Ilmu Hukum di Sekolah Tinggi Hukum Pasundan Sukabumi ini, keberadaan Duta Baca menjadi ikon sekaligus ujung tombak dalam kampanye budaya literasi yang harus berperan aktif membantu meningkatkan indeks literasi masyarakat.
“Tak hanya tentang baca dan tulis, dewasa ini, literasi terlibat dalam setiap aspek kehidupan manusia. Insan yang literat adalah mereka yang memiliki kemampuan untuk mengelola, memilah dan menggunakan informasi yang diterima dari berbagai sumber guna menyejahterakan serta meningkatkan kualitas hidup,” kata Niswa.
Niswa menambahkan, di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat kini masih menghadapi tantangan klasik yang belum juga usai, yaitu rendahnya literasi kritis.
“Literasi di masyarakat jika kondisinya masih kurang baik, kita dapat menjalankan berbagai program literasi untuk membantu mereka meningkatkan kemampuan literasi. Seperti program saya ‘Suka Bakti’ yaitu Suara Lentera Kata, sebuah program Podcast Literasi yang membahas mengenai berbagai macam literasi, isu-isu genting dapat menjadi salah satu dorongan bagi masyarakat untuk mendalami literasi, sehingga hasil akhir yang diharapkan akan terus meningkat dari waktu ke waktu,” papar Niswa.
Menurut Niswa, tidak hanya program Podcast yang ia hadirkan, namun juga ada aksi langsung ke masyarakat yaitu ‘Bazar Kita,’ sebuah Program mengumpulkan buku-buku donasi.
“Buku-buku itu kita berikan kepada masyarakat yang setidaknya satu buku itu akan menjadi kesempatan besar untuk tumbuh dan berkembang,” imbuhnya.
Niswa mengakui, persiapan dirinya mengikuti pemilihan Duta Baca tingkat Jawa Barat 2025 ini sudah berlangsung cukup lama. Setelah pemilihan Duta Baca Kota Sukabumi bulan kemarin, dirinya sudah menyiapkan berbagai persyaratan, mulai dari Portofolio, Pengembangan Program, dan persiapan lainnya.
“Tentunya saya akan tampil dengan versi terbaik, apapun hasilnya saya harap itu akan menjadi pengalaman yang luar biasa dan tidak akan terulang lagi untuk kedua kalinya. Dan saya juga meminta dukungan bagi seluruh warga Kota Sukabumi untuk menyemangati dan mendukung saya saat pemilihan Duta Baca Jabar nanti,” pungkasnya. (*/sya)





























