SUKABUMITIMES.COM – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan, bahwa pemerintah terbuka terhadap masukan masyarakat, termasuk dari mahasiswa, namun melalui forum dialog yang tertib dan resmi, bukan lewat aksi demonstrasi.
Pernyataan ini disampaikan menanggapi aksi unjuk rasa dari PC PMII Kota Sukabumi yang digelar sehari sebelumnya.
“Saya tahu arah tuntutannya ke mana. Tapi saya akan bekerja sesuai amanah konstitusi, melibatkan seluruh unsur lembaga pemerintah baik vertikal, horizontal, maupun akar rumput,” ujar Ayep Zaki kepada awak media, Sabtu (2/8/2025).
Ayep menyatakan dirinya siap menemui pihak mana pun, termasuk mahasiswa, asalkan melalui mekanisme resmi. Ruang dialog akan dibuka seluas-luasnya agar intisari permasalahan yang dipersoalkan bisa segera terpecahkan.
“Silakan kirim surat, datang perwakilan saja, bawa data, kita dialogkan. Itu berlaku bukan hanya untuk mahasiswa, tapi untuk siapa pun warga Sukabumi,” tegasnya.
Ia pun mengakui bahwa dalam proses pembangunan akan selalu ada ketidakpuasan.
“Saya tak mungkin bisa memuaskan semua orang. Tapi ruang dialog terbuka untuk siapa saja. Kota ini milik 373 ribu warga, saya hanya dititipi untuk lima tahun,” tutupnya. (uml)

























