SUKABUMITIMES.COM – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi Dede Rukaya sebut penangan infrastruktur di kabupaten Sukabumi harus dilakukan secara long sekmen, sehingga akan banyak dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat.
Hal ini disampaikan Dede Rukaya kepada sukabumitimes.com usai bertemu bupati Sukabumi Asep Japar di aula pendopo pada Minggu (25/05/25).
Menurut Dede pertemuan ini merupakan kegiatan pelaksanaan rakor terkait infrastuktur yang membahas penanganan jalan, irigasi, dan jalan lingkungan yang ramai diperbincangkan di media sosial.
“Pak bupati berharap adanya percepatan dalam pelaksanaan kegiatan yang ada,” kata Kadis PU Kabupaten Sukabumi Dede Rukaya.
Namun kata Dede Rukaya, pihaknya dari awal sudah melaksanakan kegiatan di lapangan terutama kegiatan bersifat strategis.
“Pembahasan hari ini, bagaimana caranya kita bisa menjawab keluhan masyarakat, termasuk beberapa informasi yang beredar di media sosial seperti kondisi Jalan Pangleseran Cibatu, Jalan Pakuon Cipetey, Cimerang dan jalan yang mendukung menuju Geopark,” katanya.
Menurut Dede, pada pelaksanaanya akan dilakukan sesuai perencanaan dan akan di percepat dengan melakukan proses penayangan di UKPPJ.
“Kita berharap, di bulan Juni sudah ada kegiatan yang cukup besar, namun pada pengadaan langsung sudah tersebar sehingga ini menjadi bahan penyampaian bupati,” ujarnya.
Pihaknya berencana khusunya di bidang PU akan melakukan publikasi di setiap kegiatan. Sehingga setiap kegiatan bisa terlihat dan tidak di sangka diam.
“Dalam anggaran perubahan nanti akan dilakukan akselerasi sesuai kemampuan anggaran, sehingga kita akan tahu yang akan menjadi skala prioritas. Karena bantuan dari provinsi Jawa Barat belum bisa di pastikan,” jelasnya.
“Gubernur KDM sempat menyampaikan bahwa pada tahun ini terlebih dahulu yang dibenahi wilayah provinsi,” tambahnya.
Hari ini, kita sudah menyampaikan kepada bupati bahwa untuk penangananya harus dilakukan secara long sekmen, supaya bisa lebih terasa manfaatnya bagi masyarakat.
“Dengan demikian apa yang dikerjakan terasa oleh masyarakat,” pungkasnya. (rus)



























