380 Penarik Becak dan Delman Terima Santunan Pemkot Sukabumi, Ayep: Sarapan Pagi itu Rakyat Dulu Baru Pejabat

SUKABUMITIMES.COM – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengungkapkan bagikan sarapan pagi itu kepada rakyat terlebih dahulu, baru kemudian menyusul pejabatnya. Ini dimaksudkan, bahwa seorang pimpinan itu harus mengutamakan kepentingan rakyat terlebih dahulu.

Ungkapan ini disampaikan Ayep Zaki kepada sukabumitimes.com setelah pemberian santunan kepada penarik becak dan delman di Lapang Setda Kota Sukabumi pada Jumat (24/5/2025).

“Saya lahir dari demokrasi, demokrasi ada ditangan rakyat, jadi kalau bahasa kekuasan disini yang berkuasa adalah rakyat. Maka sarapan pagi itu harus rakyat duluan, bukan pejabatnya dulu yang sarapan,” ungkap Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki kepada sukabumitimes.com pada Jumat (23/5/2025).

Ayep Zaki bertekad akan terus melanjutkan program santunan ini dan apabila Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat, maka kegiatan ini akan kita masifkan.

“Bukan hanya penarik becak dan delman saja, tetapi juga guru madrasah, bahkan akan kita perluas dengan program padat karya bagi anggota masyarakat yang masih menganggur,” lanjutnya.

Menurut Ayep, yang paling penting untuk dilaksanakan saat ini adalah kita harus berjuang dahulu, guna menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Sukabumi ini.

“Tapi yang paling utama saat ini adalah kita akan berjuang terlebih dahulu. Paling tidak lima atau sepuluh tahun ke depan baru akan terasa bagaimana hasil perjuangan saat ini. Supaya sarapan pagi rakyat nya dahulu terwujud di kota Sukabumi.

Ayep Zaki bertekad program santunan ini akan terus berjalan, dan akan kita tingkatkan, mungkin bisa dalam bentuk lain, seperti dalam bentuk padat karya.

Sebelumnya, wali kota Sukabumi Ayep Zaki didampingi oleh Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana memberikan santunan kepada 380 penarik becak dan delman yang bertempat di Lapang Apel Setda kota Sukabumi pada Jumat (23/5/2025). (sya/rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *