Dedi Mulyadi Perintahkan Bank bjb Kurangi Pegawai dan Tutup Kantor Cabang Tidak Produktif 

SUKABUMITIMES.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta empat hal yang harus dilakukan secepatnya kepada bank bjb.

Hal ini disampaikan saat acara halal bihalal di lingkungan pemerintah daerah provinsi Jawa Barat.

Keempat tersebut adalah pertama, Kang Dedi Mulyadi (KDM) meminta bank bjb harus lakukan restrukturisasi pegawai.

“Merestrukturisasi pegawai, baik jabatan direktur maupun jabatan wakil direktur. Kantor-kantor cabang yang tidak produktif ditutup,” tegas Dedi Mulyadi.

Selanjutnya, gubernur Jabar ini juga menginstruksikan untuk mengurangi jumlah pegawai.

“Yang kedua, jumlah pegawai jangan terlalu banyak, karena mengelola uang yang harus berdampak,” tambah Dedi.

Dirinya meminta biaya operasional Bank diturunkan.

“Biaya operasional Bank Jabar saat ini Rp95 miliar turunkan ke Rp45 miliar. 90 persen biaya operasional, turunkan ke 45,” beber Dedi.

Soal kredit macet, ia meminta harus dihentikan.

“Kemudian Bank Jabar juga harus menyetop berbagai bentuk kredit yang memiliki dampak fiktif dan kemacetan,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga sempat menyinggung kondisi bunga bank bjb.

“Saya sudah sering ngomong ke Bank Jabar supaya menurunkan bunga pinjaman ke pegawai,” terangnya.

Dan yang paling penting adalah sikap profesionalitas yang harus ditunjukkan dan tidak akan ikut campur.

“Tanya ke Pak Sekda, saya professional, engga mau ikut campur, engga mau apapun, engga mau saya, saya ingin professional,” pungkasnya. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *