SUKABUMITIMES.COM – Libur Lebaran 1446 H/ 2025 M yang berlangsung selama beberapa hari terakhir membawa lonjakan kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata pantai di Kabupaten Sukabumi.
Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian saat diwawancara Sabtu (5/4/2025) sore sesaat melaksanakan pemantauan di kawasan objek wisata pantai Citepus menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauannya di berbagai lokasi wisata pantai menunjukkan peningkatan signifikan jumlah pengunjung, terutama pada hari kedua dan ketiga Lebaran 1446 H/2025 M.
“Tak hanya Palabuhanratu, wilayah lain seperti Cisolok, Cikakak, Loji, Simpenan, hingga Surade dan Ciracap juga ramai dikunjungi. Pada puncaknya, kunjungan mencapai lebih dari 30 ribu orang. Namun, saat ini mulai menurun, berkisar di angka 15 ribu pengunjung per hari,” ungkap AKBP Samian.
Meski arus kunjungan cukup tinggi, AKBP Samian menyebutkan bahwa angka kecelakaan laut atau laka laut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini tidak lepas dari peran aktif petugas gabungan dalam pengamanan kawasan pantai.
“Beberapa kali memang terjadi kecelakaan laut, namun berkat kesigapan tim gabungan mulai dari Satpolair Polres, Polairud Polda, SAR, pemda, hingga relawan Balawista, banyak korban yang bisa diselamatkan,” jelasnya.
“Iya setidaknya ada belasan wisatawan yang berhasil dievakuasi dan berhasil diselamatkan petugas gabungan pnjaga pantai, alhamdulillah dengan selamat dan tidak ada masalah,” sambungnya.
Namun demikian, AKBP Samian mengakui masih terdapat insiden yang merenggut korban jiwa, salah satunya terjadi menjelang liburan lebaran terdapat dua orang di pantai wilayah Ujunggenteng dan ditemukan meninggal setelah dilaporkan hilang.
Kemudian, kata AKBP Samian, satu anak juga meninggal dunia karena tenggelam di kubangan air yang dalam di sekitaran pantai Minajaya Surade meski berada di bawah pengawasan orang tua.
“Orang tuanya tidak mewaspadai, ternyata kubangan itu cukup dalam, sehingga setelah dilakukan penyelamatan dibawa ke rumah sakit tidak tertolong,” tegasnya.
“Kemudian kejadian di Karanghawu, di Citepus ada beberapa kali, ada 4 kali kejadian, kemungkinan ada belasan korban yang bisa kita selamatkan, dan alhamdulillah tidak ada masalah,” imbuhnya.
Memasuki dua hari terakhir masa liburan lebaran 1445 H/ 2025 M, Kapolres Sukabumi AKBP Samian mengimbau wisatawan untuk tetap waspada dan mematuhi seluruh aturan keselamatan yang berlaku di kawasan pantai.
“Kami imbau pengunjung agar memahami kondisi pantai sebelum bermain, perhatikan rambu-rambu yang telah dipasang petugas, dan ketahui batas aman untuk berenang. Jika ombak mulai tinggi, segera keluar dari air,” tuturnya.
AKBP Samian juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap imbauan petugas, termasuk larangan beraktivitas di pantai selepas pukul 17.00 WIB.
“Setelah jam 5 sore, kami minta semua aktivitas di pantai dihentikan. Ini demi keselamatan bersama karena kondisi ombak biasanya mulai tidak aman,” tutup AKBP Samian.(stm)
































