SUKABUMITIMES.COM – Cuaca ekstrem dan hujan deras yang berlangsung dalam waktu yang cukup lama di wilayah kabupaten Sukabumi yang terjadi pada Kamis (6/3/2025) lalu menyebabkan adanya peningkatan volume air secara drastis.
Sebagaimana diinformasikan oleh Pos Satuan Komando Penanggulangan Bencana Daerah (SKPDB) Kabupaten Sukabumi untuk periode tanggal 6 hingga 8 Maret 2025 pukul 17.00 WIB untuk wilayah terdampak, yakni Kecamatan Palabuhanratu, Simpenan, dan Lengkong serta 7 desa dengan total bencana tanah longsor enam titik dan banjir lima lokasi di empat desa.
Adapun dampak dari cuaca ekstrem dan hujan dengan intensitas tinggi ini juga membawa dampak jiwa yang tidak sedikit.
Korban yang mengungsi ada 79 KK /188 Jiwa, 6 luka-luka, 5 meninggal dunia dan 4 hilang.
Korban meninggal adalah :
- Eneng Santi (40 Tahun) Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu.
- Siti Nurul Awalia (8 Tahun) Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu.
- Nendi Saputra (7 tahun) Desa Kertajaya Kecamatan Simpenan.
- Ooy (69 Tahun) Desa Cidadap Kecamatan Simpenan.
- Yayar (70 Tahun) Desa Cidadap Kecamatan Simpenan .
Sedangkan yang masih dalam proses pencarian adalah :
- Darjat (60 Tahun) Desa Langkapjaya Kecamatan Lengkong
- Siti Maryam (35 Tahun) Desa Langkapjaya Kecamatan Lengkong
- Ahyar Fauzi (9 Tahun) Desa Langkapjaya Kecamatan Lengkong
- Mondi (9 Tahun) Desa Kertajaya Kecamatan Simpenan.
Selain memakan korban jiwa, dampak lain dari Cuaca ekstrem di kabupaten Sukabumi juga membawa kerusakan rumah yang tidak sedikit, baik dalam kategori rusak berat hingga rusak ringan.
Kerusakan rumah warga di tiga kecamatan dengan kategori rusak berat berjumlah 42 unit, rusak ringan 51 unit, kemudian untuk akses lain, yaitu berupa jalan rusak mencapai 16 serta 4 jembatan.
Dengan kondisi demikian, pemerintah kabupaten Sukabumi melalui BPBD Kabupaten Sukabumi terus berkoordinasi dengan aparat setempat, BPBD Provinsi Jabar serta instansi terkait lainya.
Sebagai upaya untuk memasifkan penanganan pasca bencana ini, melalui rapat koordinasi dengan lintas sektor di tetapkan yang masuk dalam tanggap darurat ada 3 kecamatan, yakni Kecamatan Palabuhanratu, Simpenan dan Lengkong, sementara untuk 23 (dua puluh tiga) Kecamatan dinyatakan sudah selesai penanganan. (sya)






























