SUKABUMITIMES.COM – Sebuah truk Hino bermuatan udang terlibat kecelakaan lalu lintas di tanjakan Baeud, Desa Warungkiara, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (4/3/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.
Diduga karena tidak kuat menanjak, truk dengan nomor polisi BE 8241 AAU tersebut terguling ke sisi kiri jalan, menyebabkan muatan udang berhamburan dan memenuhi jalan nasional Palabuhanratu-Sukabumi atau jalan Warungkiara.
Menurut keterangan Ipda M. Yanuar Fajar, Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Sukabumi, truk tersebut dikemudikan oleh Prasetiawan (33), warga Lampung Selatan.
Kendaraan ini awalnya melaju dari arah Palabuhanratu menuju Warungkiara. Namun, saat tiba di tanjakan Baeud, truk diduga tidak kuat menanjak dan akhirnya mundur sebelum terguling ke sisi kiri jalan.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Namun, pemilik kendaraan dan sopir mengalami kerugian materiil yang cukup besar,” jelas Yanuar Fajar.
M. Yanuar Fajar menambahkan, saat peristiwa kecelakaan terjadi kondisi jalan di lokasi kejadian berupa aspal kering dengan kemiringan yang cukup curam.
“Dan sebelah kanan jalan terdapat tebing, sementara sebelah kiri adalah area persawahan,” terangnya.
Menyikapi kejadian ini, Ipda M. Yanuar Fajar mengimbau para pengendara, terutama yang melintasi jalan dengan tanjakan curam, untuk selalu waspada dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
“Kepada pengemudi, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum berangkat. Lakukan pengecekan secara berkala untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya memperhatikan muatan kendaraan.
“Pastikan muatan tidak melebihi kapasitas dan diikat dengan baik. Faktor kelelahan pengemudi juga perlu diperhatikan, terutama saat melintasi jalan dengan medan berat,” tuturnya.
Kejadian ini sempat menjadi sorotan di media sosial setelah video dan foto udang yang berhamburan ke jalan viral. Muatan udang yang seharusnya sampai ke tujuan terpaksa berceceran di jalan nasional, menarik perhatian warga sekitar, hingga pukul 17.00 WIB, muatan sudah dibersihkan dan dimasukkan kembali ke dalam box penyimpanan sebelumnya. (stm)






























