DKP3 Kota Sukabumi Gelar Pelatihan Keterampilan Kerja Bagi Pokdakan, Ayep Zaki: Prioritaskan Produksi Pakan Sendiri

SUKABUMITIMES.COM – Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Peternakan (DKP3) Kota Sukabumi secara langsung melaksanakan pelatihan keterampilan kerja terhadap Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) yang bertempat di aula gedung Balai Benih Ikan pada Senin (5/5/2025)

Pelatihan ketrampilan ini bertujuan untuk peningkatan kapasitas usaha kelompok pembudidaya ikan di kota Sukabumi dibuka langsung oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dan dihadiri oleh puluhan Pokdakan yang ada di seluruh wilayah kota Sukabumi.

Wali Kota H. Ayep Zaki mengatakan, bahwa pembudidaya ikan harus fokus terhadap jenis protein yang dihasilkan dari magot.

“Magot sendiri memiliki kandung protein hingga 30%, sehingga sangat realistis untuk pakan ikan yang baik dan apalagi harganya murah,” kata Wali Kota Ayep Zaki pada Senin (5/5/2025).

Wali Kota berharap kepada para petani ikan untuk bisa memproduksi magot, sehingga harga bisa lebih rendah dari harga pasaran.

“Dengan adanya magot yang di produksi para petani, maka kami yakin bahwa para petani ikan di kota Sukabumi akan lebih untung,” harap Ayep Zaki pada kesempatan tersebut.

Terkait bantuan permodalan, wali kota akan menyusun stimulus anggaran pada anggaran perubahan.

“Intinya, permodalan ini akan di kemas melalui penyediaan pakan sehingga pemerintah akan memberikan bantuan subsidi pakan bagi petani,” ujarnya.

Wali kota berharap sektor perikanan di kota Sukabumi dapat menciptakan ekosistem perikanan yang baik.

Masih di tempat yang sama, Kepala DKP3 Ardian Hariadi menyampaikan, dengan dilaksanakannya pelatihan kerja Peningkatan kapasitan usaha untuk Pokdakan ini, pihaknya berharap dapat meningkatkan kapasitas, termasuk di bidang perijinannya.

“Karena saat ini, setiap usaha harus di dukung dengan perijinan yang ada. Sehingga mudah untuk mengajukan kredit pinjaman, dan dapat dimanfaatkan oleh semua kelompok pembudidaya ikan,” katanya.

Terkait arahan dari wali kota Sukabumi, Ardian mengungkapkan, pihaknya saat ini fokus terhadap peningkatan kapasitas, namun ke depan akan mencoba melaksanakan pengolahan pakan.

“Kami akan melakukan tapi studi banding ke Balai Benih Air Tawar (BBAT) yang sudah memproduksi pakan. Sehingga akan tahu cara dan teknis nya dalam pengolahan ikan,” bebernya.

Lanjut Ardian, setelah DKP3 mengetahui mekanisme pengolahan pakan ikan, maka pihaknya akan memberikan pelatihan kepada pembudidaya ikan yang ada di kota Sukabumi.

“Untuk jenis ikan yang menjadi prioritas saat dititikberatkan pada jenis ikan nila, lele dan ikan mas, karena menyesuaikan kebutuhan pasar.

Dengan adanya kelompok ini dapat meningkatkan ekonomi keluarga,” pungkasnya. (rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *