588 Atlet Meriahkan Pencak Silat Kapolres Sukabumi Cup I 2025, Marwan: Tekan Kenakalan Remaja 

SUKABUMITIMES.COM – Bupati Sukabumi Marwan Hamami berharap Festival Pencak Silat ini menjadi ajang belajar dan juga mampu mengurangi kenakalan remaja.

Harapan ini disampaikannya saat hadir dalam pembukaan Festival Pencak Silat Seni Kapolres Sukabumi Cup I 2025 di Gor Venue Tinju Palabuhanratu kabupaten Sukabumi pada Jumat (31/1/2025).

Gelaran Festival Pencak Silat Seni Kapolres Sukabumi Cup I 2025 tidak hanya diikuti peserta dari Kabupaten Sukabumi namun juga terdapat dari Bogor dan Cianjur yang didominasi dari pelajar mulai SD, SMP dan SMA/ SMK sederajat dengan diikuti ratusan peserta.

Festival Pencak Silat Seni Kapolres Sukabumi Cup I 2025 juga akan berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 31 Januari sampai 2 Februari 2025.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan melalui pencak silat anak-anak remaja diharapkan dapat menyalurkan hasrat mencari jati diri dengan kegiatan positif, tidak dengan melakukan hal hal yang tidak diinginkan seperti aksi tawuran dan lainnya.

“Kalau sudah pencak silat akan mengurangi kenakalan remaja, tentu harus terus didorong agar menjadi kegiatan rutin,” ujarnya.

Menurut Marwan, Kapolres Cup juga bisa dijadikan ajang sekaligus mencari bibit potensial atlet pencak silat yang berprestasi, serta bisa dijadikan sebagai wadah bagi perguruan silat untuk menjalin tali silaturahmi dan meminimalisir terjadinya kenakalan antar pelajar.

“Tentu salah satu tujuannya meminimalisir gangguan Kamtibmas,” imbuhnya.

Marwan pun mengapresiasi langkah Polres Sukabumi atas inisiasi kegiatan tersebut, dimana Festival ini sebagai sarana mengasah kemampuan dan mental anak didik untuk pertandingan di jenjang lebih lanjut.

“Festival pencak silat ini diharapkan dapat meminimalisir aktivitas negatif pelajar serta memperkokoh persatuan dan persaudaraan antar perguruan silat terutama di Kabupaten Sukabumi,” ucapnya.

Sementara itu, panitia penyelenggara, Kompol Jimy Sihite, menyampaikan festival pencak silat diikuti sebanyak 588 peserta, dan akan mengikuti beberapa jenis lomba seperti, lomba perorangan putra dan putri, berpasangan putra dan putri, hingga campuran.

“Festival ini untuk meminimalisir adanya tawuran atau kontra produktif yang mengarah kepada tindak pidana atau gangguan Kamtibmas,” singkatnya. (stm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *