Musrenbang Kecamatan Warudoyong: 26 Usulan Fisik dan 24 Non Fisik, Flyover Prioritas Utama 

SUKABUMITIMES.COM – Usulan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Warudoyong itu mencakup 26 usulan yang bersifat fisik dan 24 non fisik dengan nilai anggaran sebanyak kurang lebih Rp5 miliar.

Demikian diungkapkan oleh camat Warudoyong Sandra Teguh Utama saat diwawancarai sukabumitimes.com setelah acara Musrenbang tingkat kecamatan yang bertempat di salah satu cafe di Jalan Lingkar Selatan pada Rabu (22/1/2024).

“Yang terbanyak dari usulan fisik itu terkait dengan jalan lingkungan warga masyarakat,” ungkap camat Sandra.

Namun yang menjadi perhatian utama pihaknya saat ini adalah pembangunan jalan flyover yang menghubungkan antara RW 12 dan RW 13 kelurahan Sukakarya, karena dipisahkan oleh jalan lingkar Selatan.

“Hal ini sudah kita utarakan beberapa kali bukan karena hanya adanya bioskop, namun lebih dari itu untuk memudahkan jalan ke kanan maupun ke kiri yang dipisahkan oleh jalan lingkar selatan,” kata camat Warudoyong.

Pihaknya menyadari bahwa memang benar, jalan flyover yang diusulkan itu berada di atas jalan provinsi, dimana kewenangan juga ada di provinsi Jabar.

“Usulan Flyover itu memang berada di atas jalan provinsi, namun dalam realisasinya juga harus ada usulan dari warga masyarakat, makanya dalam Musrenbang ini kita juga mengusulkan,” ujar camat Sandra.

Masih kata camat Sandra, selain itu ada juga dari kelurahan Nyomplong, adanya usulan pembangunan lingkungan yang berada di sekitar rel kereta api dari stasiun Sukabumi ke stasiun Paledang Kita Bogor.

“Ya betul, lingkungan yang dekat dengan rela kereta api itu supaya bersih,” tandasnya.

Nah ketika ditanya mengapa Musrenbang dilaksanakan di glass house, ia menyatakan memang sudah beberapa tahun ini dalam Musrenbang, prioritas dari Bappeda itu ada ABCGM.

“Ada unsur dari akademisi, bisnis, Komunitas, government, dan media. Sengaja mengambil tempat di tempat ini, karena adanya keinginan untuk berkolaborasi, dimana salah satunya dengan dunia bisnis,” ulasnya.

Selain itu, juga untuk memperkenalkan bahwa di kecamatan Warudoyong ini banyak potensi, terutama yang banyak orang belum tahu.

“Makanya sengaja di glass house ini supaya orang tahu disini bukan hanya kafe saja, tetapi disini ada juga tempat pernikahan, candle dinner, dan segala hal yang berhubungan dengan masyarakat,” tambahnya.

Kebanggan tersendiri bagi dirinya dan jajaran kepanitiaan Musrenbang kecamatan Warudoyong dihadiri oleh 7 dari 11 anggota DPRD kota Sukabumi dapil 3 (Warudoyong dan Gunungpuyuh).

“Kami mempunyai harapan besar kepada mereka (anggota DPRD) dari dapil 3 ini mengawal seluruh kegiatan atau keinginan dari pada peserta Musrenbang ini bisa terealisasi semuanya,” harap camat Sandra.

Sementara itu, anggota legislatif (aleg) dari dapil 3 Fajar Kontara menyatakan kesiapannya untuk mengawal usulan dari masyarakat dengan beberapa macam pembangunan untuk tahun 2026 ini.

“Mudah-mudahan dengan kehadiran hampir semua aleg dari dapil 3 Kota Sukabumi menambah motivasi buat kita semua, terutama untuk pembangunan yang ada di kecamatan Warudoyong,” siap aleg Fajar.

Pihaknya sebagai anggota DPRD dari dapil 3 ini InsyaAllah akan memperjuangkan apa yang sudah diusulkan dalam Musrenbang kali ini.

“Selama untuk kepentingan masyarakat akan terus kita perjuangkan, apapun itu,” yakinnya.

Masih ditempat yang sama, aleg Susilowati juga menyatakan hal serupa, siap untuk memperjuangkan dan mengawal usulan yang datang dari Musrenbang kali ini.

“Kami siap memperjuangkan aspirasi yang datang dari masyarakat kecamatan Warudoyong yang sudah diusulkan melalui Musrenbang kali ini,” tegasnya.

Perlu untuk diketahui bahwa Musrenbang kecamatan Warudoyong ini dihadiri oleh Kepala Bappeda kota Sukabumi Asep Suhendrawan yang mewakili Pj Wali Kota yang tidak bisa hadir karena ada rapat di Bandung beserta beberapa kepala dinas, anggota legislatif (aleg) dari dapil 3, yakni Sahat Simangunsong, Fajar Kontara, Taufik Muhammad Guntur, Agus Samsul, Susilowati, Deden Solehudin, dan Abdul Kohar, camat Warudoyong Sandra Utama Teguh beserta jajaran Forkopimcam, lurah dan tamu undangan lainya. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *