SUKABUMITIMES.com – Harapan masyarakat Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, untuk menikmati akses jalan yang lebih baik mulai menemukan titik terang.
Ruas jalan Pakuwon–Cipeuteuy yang selama ini menjadi jalur penting mobilitas warga antarwilayah kini mulai direkonstruksi oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi melalui UPTD PU Wilayah III Cicurug.
Pengerjaan infrastruktur tersebut menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas jalan sekaligus memperkuat konektivitas masyarakat. Salah satu pekerjaan yang dilaksanakan adalah pembangunan drainase terbuka menggunakan konstruksi pasangan batu untuk memperkuat sistem saluran air di sepanjang titik pekerjaan.
Kepala UPTD PU Wilayah III Cicurug, Asep Saepuloh, mengatakan rekonstruksi di ruas Pakuwon–Cipeuteuy merupakan bagian dari upaya pemerintah menjawab aspirasi dan keluhan masyarakat terkait kondisi akses jalan.
“Ruas jalan Pakuwon–Cipeuteuy ini punya peran penting untuk pergerakan warga Kabandungan. Melalui rekonstruksi ini, Dinas PU Kabupaten Sukabumi terus berupaya agar kondisi jalan kembali mantap, sehingga aman dan nyaman saat dilintasi,” ujar Asep.
Menurutnya, keberadaan jalan yang memadai bukan sekadar menunjang kelancaran kendaraan, tetapi juga menjadi urat nadi aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat. Terlebih, jalur tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas warga serta distribusi berbagai kebutuhan dan hasil pertanian.
“Proyek rekonstruksi ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp68.390.984,46,” jelasnya.
“Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada CV Jayanti Berkarya dengan masa pengerjaan selama 45 hari kalender,” sambungnya.
Asep menegaskan, pihaknya terus melakukan monitoring terhadap pelaksanaan pekerjaan agar seluruh tahapan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan yang telah ditetapkan.
“Dengan masa pelaksanaan 45 hari kalender, tim kami di lapangan terus melakukan monitoring dan berharap pelaksana CV dapat melaksanakan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis. Tujuannya jelas, agar hasil pengerjaan benar-benar berkualitas,” tegasnya.
Ia berharap, setelah rekonstruksi selesai, masyarakat dapat merasakan manfaat secara langsung. Tidak hanya memperlancar perjalanan, tetapi juga memudahkan distribusi hasil bumi, mempercepat akses menuju fasilitas kesehatan, hingga menunjang aktivitas anak-anak menuju sekolah.
“Jalan yang bagus akan mempercepat arus distribusi hasil bumi, akses ke fasilitas kesehatan, hingga anak-anak pergi sekolah. Kami mohon doa dan dukungan dari warga Kabandungan agar seluruh proses pengerjaan berjalan lancar,” pungkasnya. (stm)



























