SUKABUMITIMES.com – Masyarakat di wilayah Sukabumi dan sebagian besar daerah di Jawa Barat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang terjadi hampir sepanjang hari pada Rabu, 1 April 2026.
Prakiraan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan kondisi cuaca didominasi awan tebal dengan peluang hujan ringan hingga sedang di banyak wilayah.
Prakirawan BMKG dalam laporannya menyampaikan bahwa pada pagi hari, cuaca di Jawa Barat umumnya berada pada kondisi berawan hingga berawan tebal.
“Pada periode pagi hari, sebagian besar wilayah Jawa Barat berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Kondisi tersebut diperkirakan berlanjut hingga siang dan sore hari. Bahkan, intensitas hujan masih berpotensi terjadi secara merata di berbagai daerah, termasuk wilayah Sukabumi.
“Memasuki siang hingga sore hari, cuaca masih didominasi berawan hingga berawan tebal dengan peluang hujan ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Jawa Barat,” lanjut prakirawan.
Pada malam hari, cuaca mulai berangsur membaik dengan kondisi cerah berawan hingga berawan. Namun demikian, hujan ringan masih berpotensi turun di sejumlah wilayah seperti Kabupaten Cianjur, Indramayu, Cirebon, Majalengka, Tasikmalaya, dan Pangandaran.
Sementara itu, pada dini hari, BMKG memprediksi kondisi cerah berawan hingga berawan dengan peluang hujan ringan yang lebih terbatas, yakni di sebagian wilayah Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Subang.
Untuk wilayah Sukabumi sendiri, potensi hujan ringan hingga sedang diperkirakan terjadi sejak pagi hingga sore hari, sehingga masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk mempersiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan.
Dari sisi suhu udara, BMKG mencatat kisaran suhu di Jawa Barat berada antara 16 hingga 34 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara cukup tinggi yakni antara 65 hingga 95 persen. Kondisi ini mendukung terbentuknya awan hujan di berbagai wilayah.
Angin diperkirakan bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan berkisar antara 5 hingga 40 kilometer per jam.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini yang perlu menjadi perhatian masyarakat. Dalam keterangannya disebutkan, potensi hujan yang disertai kilat atau petir serta angin kencang dapat terjadi pada skala lokal, terutama pada siang hingga menjelang malam hari.
“Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada skala lokal antara siang hingga menjelang malam hari di sebagian wilayah Kabupaten Bogor, Kabupaten dan Kota Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut, Kota Bandung, dan Kabupaten Tasikmalaya,” tulis BMKG.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan air, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas akibat cuaca buruk.
BMKG juga mengingatkan warga agar terus memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala guna mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (*/sya)



























