SUKABUMITIMES.com – Aksi penembakan terhadap seorang pria bernama Zhaldi dilaporkan terjadi di sekitar Jalan menuju Stasiun Sukabumi, tepatnya di kawasan Toko Tiga Roda, pada Minggu (25/10/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga menjadi sasaran penembakan saat sedang menjalankan aktivitas on bid di sekitar lokasi kejadian. Dugaan sementara menyebutkan pelaku merupakan anggota geng motor, meski identitas pelaku maupun motif penembakan tersebut belum diketahui secara pasti.
Informasi mengenai peristiwa itu menyebutkan bahwa korban telah dibawa untuk mendapatkan penanganan medis. Pihak keluarga juga dikabarkan sudah berada bersama korban di instalasi gawat darurat (IGD).
“Untuk pihak keluarga, alhamdulillah sudah bersama pasien di IGD,” demikian informasi yang diterima mengenai kondisi korban.
Namun, hingga informasi ini dihimpun, belum ada kepastian mengenai ketersediaan ruang perawatan bagi korban setelah mendapatkan penanganan awal di IGD.
Kondisi korban juga dikabarkan membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Berdasarkan informasi sementara, proyektil peluru diduga masih berada di dalam tubuh korban sehingga diperlukan tindakan operasi.
“Peluru masih ada di dalam dan harus ditindak operasi,” demikian keterangan dalam informasi yang beredar mengenai kondisi korban.
Informasi terbaru yang diterima menyebutkan korban akan menjalani operasi di RSUD R. Syamsudin, S.H. atau yang dikenal masyarakat sebagai RS Bunut, Kota Sukabumi. Meski demikian, kepastian tindakan medis tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak rumah sakit atau keluarga korban.
Terkait kronologi kejadian, penembakan dilaporkan berlangsung ketika korban sedang berada di sekitar Toko Tiga Roda, di ruas jalan yang mengarah ke Stasiun Sukabumi.
“Keberadaannya saat itu sedang on bid di sekitar Toko Tiga Roda, jalan yang menuju stasiun,” demikian informasi yang dihimpun mengenai aktivitas korban sebelum kejadian.
Sementara itu, dugaan keterlibatan geng motor masih belum dapat dipastikan. Belum ada keterangan resmi mengenai siapa pelaku penembakan, bagaimana peristiwa tersebut bermula, maupun apa yang menjadi pemicunya.
“Informasi tambahannya, pelaku diduga geng motor. Tapi kami belum tahu persis apa motifnya dan belum tahu juga siapa pelaku pastinya,” ungkap sumber informasi tersebut.
Upaya untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut dari pihak yang bertanggung jawab menangani kejadian ini masih dilakukan. Kontak penanggung jawab atau pihak terkait juga disebut masih dalam proses pencarian.
“Kami masih mencari tahu kontak penanggung jawabnya. Sampai sekarang belum ada balasan dari rekan-rekan,” demikian informasi lanjutan yang diterima.
Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari kepolisian mengenai kronologi lengkap, dugaan motif, identitas pelaku, maupun perkembangan penyelidikan kasus tersebut.
Redaksi masih berupaya mengkonfirmasi informasi ini kepada pihak kepolisian dan rumah sakit guna memastikan kebenaran peristiwa serta kondisi terkini korban.
Informasi dalam berita ini masih bersifat sementara dan perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak berwenang. (sya)

































