Hujan dan Angin Sebabkan Pohon Jati Besar Tumbang di Palabuhanratu, Jalan Terhambat 

SUKABUMITIMES.COM – Hujan deras disertai angin kencang kembali melanda wilayah Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (20/11/2025).

Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sebuah pohon jati berukuran besar tumbang dan menutup sebagian badan Jalan Nasional Palabuhanratu–Sukabumi, tepatnya di ruas Jalan Raya Jayanti, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.20 WIB itu sontak membuat arus lalu lintas sempat terhambat.

Seorang pengguna jalan, Noval (34) menuturkan momen ketika dahan pohon jati tiba-tiba patah dan jatuh ke badan jalan saat hujan sedang deras-derasnya.

“Beruntung saat kejadian kondisi jalan tidak terlalu ramai. Kendaraan sempat mengantre panjang. Untuk roda dua bisa melintas perlahan, tapi mobil harus menunggu sampai evakuasi selesai,” ujarnya singkat.

Mendapat laporan adanya pohon tumbang, Kasat Samapta Polres Sukabumi AKP Dadi langsung mengerahkan satu tim tanggap cepat ke lokasi kejadian. Sebanyak 10 personel dikerahkan dengan membawa satu unit alat senso serta berbagai peralatan pendukung lainnya.

“Begitu menerima informasi, kami langsung terjunkan personel untuk membantu proses evakuasi di titik tumbangnya pohon jati,” jelas AKP Dadi.

Dijelaskan AKP Dadi, proses penanganan berlangsung sekitar 30 menit, melibatkan personel Sat Samapta Polres Sukabumi, unsur pemerintah desa, serta warga sekitar. Meski sempat menutup akses dua arah baik dari Palabuhanratu ke Sukabumi maupun sebaliknya tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

AKP Dadi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara di tengah cuaca hujan deras dan angin kencang. Ia meminta pengendara untuk tidak memaksakan perjalanan jika kondisi cuaca tidak memungkinkan.

“Kalau melihat cuaca kurang mendukung, lebih baik berhenti dan berteduh di tempat yang aman. Musibah tidak bisa diprediksi, jadi utamakan keselamatan,” pesannya.

“Dengan kondisi cuaca yang mulai tidak stabil di wilayah pesisir selatan Sukabumi, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana seperti pohon tumbang, banjir, dan longsor,” tandasnya. (Stm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *