SUKABUMITIMES.COM – Bupati Sukabumi Asep Japar (Asjap) didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ade Suryaman melepas ratusan calon jemaah haji (CJH) kloter 6 yang berasal dari Kabupaten Sukabumi bertempat di Pusbangdai Cikembang, Pada Sabtu (3/5/2025).
Berdasarkan data yang dihimpun sukabumitimes.com, jumlah CJH dari kabupaten Sukabumi tahun 2025 ini sebanyak 442 orang yang terdiri dari CJH 434 orang dan 8 petugas.
Bupati Sukabumi Asjap mengungkapkan, bahwa dirinya bahagia sekaligus haru, karena bisa melepas CJH dari kabupaten Sukabumi.
“Alhamdulillah, hari ini pelepasan jemaah haji dari kabupaten Sukabumi untuk kloter pertama pada Sabtu, (3/5/2025) mudah-mudahan calon jemaah haji mendapat keselamatan dan kelancaran,” ungkap Asjap di Pusbangdai Cikembang pada Sabtu (3/5/2025).
Bupati Sukabumi menyampaikan, jumlah semua CJH asal kabupaten Sukabumi berjumlah 1.621 orang. Masuk dalam kloter 6 sebanyak 434 orang dengan perincian laki-laki sebanyak 197 orang, dan perempuan sebanyak 237 orang.
“Mudah-mudahan CJH yang berangkat hari ini diberi kemudahan dan kesehatan serta dapat menjalankan ibadah haji dengan baik,” ujarnya.
Mengenai perbedaan cuaca di Indonesia dengan di Saudi Arabia, ia berpesan kepada para CJH untuk terus berhati-hati dan mengikuti petunjuk petugas yang ada.
“Memang ada perbedaan cuaca antara di Indonesia dengan di Arab Saudi, di sana lebih panas, apalagi hajian tahun 2025 ini memasuki musim panas. Tapi InsyaAllah tidak terlalu panas, ikutin petunjuk dari petugas yang ada,” pesannya.
Dirinya menyakinkan, para CJH jangan khawatir, karena sudah ada pendamping atau petugas di tiap-tiap kloter dan siap membantu.
“Jumlah pendamping untuk kloter 6 dari kabupaten Sukabumi ini ada 8 petugas,” yakinnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Sukabumi Dadang Ramdani menjelaskan secara keseluruhan CJH dari kabupaten Sukabumi ini ada sebanyak 1621 orang yang diterbangkan dengan dua gelombang, yakni gelombang pertama dan kedua.
“Untuk gelombang pertama ini ada dua kloter, yakni kloter 6 yang saat ini dilepas oleh pak bupati, dan kloter 18. Adapun rute pemberangkatan pada kloter 6 dari Kabupaten Sukabumi ini dengan rute dari Pusbangdai masuk ke asrama haji embarkasi Bekasi dan menginap satu malam, setelah itu menuju bandara Internasional Soekarno Hatta untuk diterbangkan menuju ke Bandara Internasioanl Amir Muhammad di Madinah,” jelasnya.
Setibanya di Madinah, Dadang menambahkan, mereka akan menjalankan shalat Arbain di Madinah selama delapan hari, baru kemudian diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah untuk mengikuti puncak haji, yakni Wukuf di Padang Arafah.
“Sedangkan untuk gelombang dua akan diterbangkan dalam dua kloter juga, yakni kloter 39 dan 56. Dengan rute perjalanan untuk gelombang kedua ini beda dengan gelombang pertama. Yakni dari Pusbangdai Kabupaten Sukabumi menuju Embarkasi dan selanjutnya diterbangkan ke Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, dan langsung ke Mekkah untuk menjalankan ibadah Umrah dan selanjutnya puncak ibadah yaitu Wukuf di Padang Arafah,” tambahnya.
“Mengenai kepulangannya nanti juga berbeda, kalau gelombang pertama dari bandara Internasional Amir Muhammad di Madinah menuju tanah air sedangkan gelombang kedua, dari Bandara Internasioanl King Abdul Aziz Jeddah menuju ke tanah suci,”
Kakan Kemenag Dadang menerangkan, kloter 6 asal Kabupaten Sukabumi ini didominasi oleh perempuan yaitu sebanyak 237 orang.
“Jumlah laki-lakinya berjumlah 197. Jadi, kloter ini didominasi perempuan,” terangnya.
Dari semua yang berangkat, ada Ilyas Komarudin yang menjadi calon haji yang tertua. Dia berusia 86 tahun.
“Sementara yang termuda di kloter ini berusia 21 tahun atas nama Siti Mega Rahmawati,” ujarnya.
“Kami dari PPID mohon doa dari masyarakat Sukabumi, supaya CJH dapat menjalankan ibadah dengan lancar, termasuk ketika menjalankan ibadah haji, terutama nanti pas pelaksanaan wukuf di Arafah dapat berjalan lancar,” pintanya.
“Dan kami berharap sepulangnya dari tanah suci, jamaah haji mendapat predikat haji mabrur,” pungkasnya. (sya/rus)































