SUKABUMITIMES.COM – Zainul Munasichin anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), melakukan kunjungan ke Daerah Pemilihan (Dapil Kabupaten/kota Sukabumi) dalam rangka penyerapan aspirasi masyakarat yang berlangsung di salah satu gedung pers yang ada di Sukabumi pada Minggu (8/12/2024) sore.
Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota DPR RI Zainul Munasichin, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga masyarakat Sukabumi.
Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Zainul Munasichin mengatakan hari ini sengaja turun ke bawah untuk meletakan penyerapan aspirasi masyarakat di kabupaten/kota Sukabumi.
“Ini merupakan amanat undang-undang sebagai upaya untuk menyerap aspirasi dari masyakarat, jurnalis, maupun tokoh masyarakat,” kata Zainul Munasichin yang juga anggota MPR RI dari fraksi PKB.
Zainul mengungkapkan, tadi dalam forum dialog, kami menerima beberapa masukan dan usulan yang harus segera mendapat perhatian.
“Antara lain terkait ketenagakerjaan, dimana masyarakat mengeluhkan tentang sulitnya pekerjaan di Sukabumi, terutama masih banyaknya pungli. Mereka bisa bekerja kalau ada uang atau dengan istilah harus ada pelicin. Tentu saja ini menjadi perhatian kita yang harus segera disikapi,” ungkap Zainul ketika diwawancarai para awak media setelah kegiatan selesai pada Minggu (8/12/2024).
Selain itu, yang mengemuka adalah persoalan BPJS, dimana masyarakat masih banyak yang kesulitan dalam mengurusnya.
“Serta tidak ketinggalan adalah program makan sehat dan bergizi gratis yang menjadi progam unggulan Presiden Prabowo Subiyanto. Semua itu tentu akan menjadi perhatian dan catatan kami untuk menjadi pembahasan di Senayan,” jelasnya.
Khusus dalam menyikapi bencana alam akibat cuaca ekstrem di Sukabumi, Zainul Munasichin menjelaskan bahwa komisi IX DPR RI sudah membuka tiga posko untuk meringankan warga kabupaten Sukabumi.
“Ketiga posko tersebut terlekat di Kecamatan Pabuaran, Ciemas dan Kecamatan Cikembar. InsyaAllah kami akan selalu hadir dalam meringankan beban saudara kita di Sukabumi yang terkena dampak langsung banjir, longsor, maupun tanah bergerak,” pungkasnya.(sya)
Editor: Syarif Hidayat





























