SUKABUMITIMES.com – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) memastikan pelayanan dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kota Bogor tetap berjalan normal pada Kamis (8/10/2026).
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Reno Fri Daryanto, mengatakan kondisi antrean kendaraan yang sempat terjadi di SPBU 35.16101, Jalan Tumenggung Wiradireja, Cimahpar, Kota Bogor, pada Selasa (6/10/2026), tidak mencerminkan kondisi penyaluran BBM secara keseluruhan di Kota Bogor.
“Pertamina Patra Niaga RJBB memastikan pelayanan dan ketersediaan BBM di wilayah Kota Bogor tetap berjalan normal,” ujar Reno dalam keterangan resminya pada Kamis (8/10/2026)
Menurutnya, stok BBM di sejumlah SPBU lainnya di wilayah Kota Bogor tetap tersedia dan pelayanan kepada masyarakat berlangsung sebagaimana mestinya.
“Kondisi kepadatan antrean di SPBU 35.16101 pada 6 Oktober 2026 bukan merupakan gambaran besar kondisi penyaluran BBM di Kota Bogor,” katanya.
“Di SPBU-SPBU lain di Kota Bogor, stok BBM tersedia,” lanjut Reno.
Ia menjelaskan, kepadatan antrean di SPBU tersebut dipengaruhi oleh adanya perbaikan koneksi jaringan pada jalur pengisian Pertalite untuk kendaraan roda empat (R4).
“Untuk kondisi kepadatan di SPBU 35.16101 terjadi akibat adanya perbaikan koneksi jaringan pada jalur pengisian Pertalite kendaraan roda empat,” jelasnya.
Selain kendala jaringan, kondisi tata letak atau lay out SPBU yang terbatas juga turut memengaruhi kepadatan antrean kendaraan.
“Selain itu, kondisi lay out SPBU yang terbatas juga menjadi salah satu faktor terjadinya kepadatan,” ujar Reno.
Meski demikian, Reno menegaskan bahwa pelayanan BBM di SPBU tersebut tidak sepenuhnya berhenti. Pelayanan bagi kendaraan roda dua (R2) tetap dilakukan melalui sejumlah pulau pompa yang tersedia.
“Pelayanan BBM tidak terhenti secara keseluruhan,” tegasnya.
“Pelayanan untuk kendaraan roda dua tetap berjalan melalui beberapa pulau pompa yang tersedia di SPBU tersebut,” sambung Reno.
Ia menambahkan, pihak pengelola SPBU juga telah memberikan informasi kepada konsumen terkait kendala yang terjadi selama proses perbaikan jaringan.
“Pihak SPBU juga telah memberikan informasi kepada konsumen terkait kendala yang terjadi,” katanya.
Menurut Reno, proses perbaikan jaringan dilakukan pada hari yang sama sehingga layanan pada pulau pompa Pertalite untuk kendaraan roda empat dapat kembali dibuka.
“Untuk perbaikan jaringan tersebut, dilakukan pada hari yang sama,” ujarnya.
“Setelah itu, pelayanan pada pulau pompa Pertalite kendaraan roda empat dapat kembali dibuka dan beroperasi normal,” lanjutnya.
Selama proses penanganan berlangsung, pihak SPBU juga melakukan pengaturan antrean untuk menjaga ketertiban serta memastikan pelayanan kepada konsumen tetap berjalan.
“Selama proses penanganan, SPBU tetap melakukan pengaturan antrean,” kata Reno.
“Pengaturan tersebut dilakukan dengan dukungan petugas Marshall untuk menjaga ketertiban dan kelancaran pelayanan,” tambahnya.
Pertamina juga mengingatkan masyarakat bahwa konsumen dapat memperoleh BBM di SPBU terdekat apabila terjadi kepadatan pada salah satu lokasi.
“Konsumen setia Pertamina juga bisa mendapatkan BBM melalui SPBU terdekat,” tutur Reno.
Ia menyebut salah satu alternatif SPBU yang dapat digunakan masyarakat adalah SPBU 34.16109 di Jalan Warung Jambu.
“SPBU 34.16109 di Jalan Warung Jambu berjarak sekitar 3,5 kilometer dari lokasi dan dapat menjadi alternatif bagi konsumen,” jelasnya.
Pertamina, lanjut Reno, terus berupaya memastikan pelayanan dan distribusi BBM kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti arahan petugas di lapangan,” katanya.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan,” pungkas Reno.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi maupun hendak menyampaikan keluhan terkait pelayanan Pertamina, laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center 135. (*/sya)


























