SUKABUMITIMES.com – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyampaikan bahwa keikutsertaan Pemerintah Kota Sukabumi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antardaerah sekaligus memperluas peluang kerja sama demi mempercepat pembangunan Kota Sukabumi.
Ayep Zaki menghadiri kegiatan Gala Dinner Rakernas APEKSI XVIII di Medan, Sumatera Utara, didampingi Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah. Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian Rakernas yang diikuti oleh perwakilan dari 98 pemerintah kota di seluruh Indonesia dan berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Juni hingga 2 Juli 2026.
Menurut Ayep, forum nasional tersebut memiliki arti penting karena menjadi ruang bertemunya para kepala daerah untuk menyamakan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
“Ini adalah forum yang sangat strategis bagi Kota Sukabumi sendiri, karena dengan kehadiran di forum ini pemerintah kota bisa memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan. Sekaligus juga mendorong terwujudnya kemandirian dan daya saing Kota Sukabumi, sebagai fondasi kemajuan bangsa,” ungkap Ayep Zaki dalam keterangannya, Selasa (30/6/2026).
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Sukabumi tidak ingin hanya menjadi peserta dalam forum tersebut, tetapi juga berupaya mengambil berbagai pengalaman terbaik yang dapat diterapkan di daerah.
“Keikutsertaan Kota Sukabumi dalam Rakernas ini merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama antardaerah, bertukar pengalaman, dan mempelajari praktik-praktik terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya.
Ayep menambahkan, kolaborasi antarpemerintah kota menjadi salah satu kunci untuk mempercepat pembangunan daerah di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah daerah saat ini.
“Forum ini juga membuka peluang kolaborasi di berbagai bidang, mulai dari investasi, pengembangan ekonomi lokal hingga peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat,” katanya.
Rakernas APEKSI XVIII tahun ini mengusung tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat”, yang menitikberatkan pada penguatan kapasitas pemerintah kota dalam menghadapi dinamika pembangunan sekaligus meningkatkan daya saing daerah.
Selain agenda utama berupa rapat kerja nasional, para peserta juga mengikuti berbagai kegiatan pendukung, seperti registrasi peserta, forum diskusi, gala dinner, hingga penutupan Gelar Melayu Serumpun pada hari pertama pelaksanaan.
Panitia juga telah menyiapkan sejumlah agenda lainnya, di antaranya Ladies Program Fun Cooking Daun Ubi Tumbuk, Dialog Kota Tangguh, City Tour, berbagai forum tematik, hingga Karnaval Nusantara yang menjadi ajang memperkenalkan keberagaman budaya dari seluruh kota peserta.
Bagi Pemerintah Kota Sukabumi, rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarkepala daerah, tetapi juga kesempatan untuk memperluas jejaring kerja sama yang dapat memberikan dampak nyata terhadap pembangunan daerah.
Ayep berharap, hasil pembahasan selama Rakernas mampu memberikan manfaat langsung bagi Kota Sukabumi melalui berbagai inovasi yang berhasil diterapkan oleh pemerintah kota lain di Indonesia.
“Melalui partisipasi aktif dalam Rakernas ke-XVIII APEKSI, Pemerintah Kota Sukabumi berharap dapat memperoleh berbagai gagasan, inovasi, dan strategi pembangunan yang dapat diimplementasikan guna mendukung percepatan pembangunan daerah,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh pengalaman dan hasil diskusi yang diperoleh selama Rakernas akan menjadi bahan evaluasi sekaligus referensi dalam merumuskan berbagai program pembangunan di Kota Sukabumi.
“Harapan kami, berbagai strategi yang diperoleh dari forum ini dapat memperkuat langkah Pemerintah Kota Sukabumi dalam mewujudkan Kota Sukabumi yang Bercahaya, maju, dan memiliki daya saing tinggi,” pungkas Ayep Zaki. (*/sya)


























