Cuaca Jawa Barat 4 April 2026: Sukabumi Berpotensi Diguyur Hujan Sejak Siang

SUKABUMITIMES.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Jawa Barat, termasuk Sukabumi, akan mengalami perubahan cuaca signifikan pada Sabtu (4/4/2026). Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat diprediksi turun mulai menjelang siang hingga malam hari, disertai potensi kilat dan angin kencang.

Prakirawan BMKG dari Stasiun Klimatologi Jawa Barat menyampaikan bahwa kondisi cuaca pada pagi hari cenderung relatif cerah berawan, namun potensi hujan mulai meningkat saat mendekati siang.

“Pada pagi hari umumnya cerah berawan, namun menjelang siang terdapat potensi hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya,” ujar prakirawan BMKG dalam keterangannya, Sabtu (4/4/2026).

Memasuki siang hingga sore hari, kondisi atmosfer di Jawa Barat dinilai semakin labil. Hal ini memicu terbentuknya awan hujan yang lebih intens di berbagai daerah.

“Siang hingga sore hari berpotensi hujan ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Jawa Barat. Bahkan, di beberapa wilayah seperti Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung, Garut, dan Tasikmalaya berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat,” jelasnya.

Untuk wilayah Sukabumi sendiri, baik kabupaten maupun kota, diprakirakan tidak lepas dari potensi hujan pada periode tersebut. Intensitas hujan yang meningkat ini juga perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama di luar ruangan.

Sementara itu, pada malam hari, kondisi cuaca berangsur lebih stabil meski hujan ringan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.

“Malam hari umumnya berawan, namun masih terdapat potensi hujan ringan di beberapa daerah, termasuk Sukabumi, Bogor, hingga wilayah Priangan Timur,” tambah prakirawan.

Adapun pada dini hari, cuaca cenderung berawan dengan peluang hujan ringan yang lebih terbatas di wilayah utara Jawa Barat seperti Bekasi, Karawang, Indramayu, dan Cirebon.

BMKG juga mencatat suhu udara di wilayah Jawa Barat berada pada kisaran 19 hingga 33 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara antara 50 hingga 95 persen. Arah angin bertiup dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 5 hingga 35 kilometer per jam.

Lebih lanjut, BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi pada rentang waktu siang hingga malam hari.

“Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang, terutama menjelang siang hingga malam hari di sebagian wilayah Jawa Barat, termasuk Sukabumi,” tegasnya.

Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan dampak seperti genangan air, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas transportasi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan memantau perkembangan informasi cuaca terkini. (*/sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *