Reses Deden Solehudin Diserbu Aspirasi Warga, dari Pendidikan hingga Persoalan Sampah Mengemuka 

SUKABUMITIMES.com – Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Demokrat, Deden Solehudin kembali melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun 2025–2026 yang digelar di Gedung Haday Center, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan warga dari berbagai wilayah Daerah Pemilihan III Kota Sukabumi.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Nurhayati.

Dalam kesempatan tersebut, Deden mengatakan reses merupakan agenda wajib bagi setiap anggota DPRD sebagai sarana menyampaikan laporan kerja sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

“Melalui tagline IMAN (Inovasi Mandiri Agamis Nasionalis), Reses Masa Persidangan III ini dilaksanakan mulai 23 Mei hingga 27 Mei 2026. Setiap anggota DPRD wajib melaksanakan reses untuk menyampaikan laporan kegiatan selama bertugas di DPRD sekaligus menampung aspirasi masyarakat,” ujar Deden.

Menurutnya, berbagai persoalan disampaikan masyarakat dalam kegiatan tersebut. Mulai dari masalah kesehatan, pendidikan, kebersihan lingkungan, BPJS Ketenagakerjaan, penerangan jalan umum, hingga persoalan sampah.

“Banyak sekali masukan dari masyarakat. Semua aspirasi ini tentu perlu ditampung dan akan kami tindak lanjuti. Nantinya hasil reses akan kami sampaikan kepada Wali Kota Sukabumi,” katanya.

Deden menegaskan, aspirasi masyarakat dalam reses tidak hanya berkaitan dengan bidang Komisi III, tetapi juga menyangkut persoalan ekonomi, pembangunan, hingga infrastruktur lingkungan yang nantinya akan dibahas melalui rapat fraksi.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat sipil, dan sektor swasta dalam membangun daerah.

“Kita perlu sinergitas antara government, civil society, dan private sector. Kalau semua berjalan sesuai tugas dan fungsinya, maka tidak ada persoalan yang sulit diselesaikan. Hayu urang ngawangun Kota Sukabumi, urang ngahiji bari ngaji, babakti ka lemah cai sangkan meunang ridho Ilahi,” ucapnya.

Sementara itu, Nurhayati menyampaikan sosialisasi terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Sukabumi. Ia mengatakan kehadirannya dalam kegiatan reses menjadi momentum penting untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat.

“Reses ini menjadi momen yang bagus karena kami bisa langsung menjangkau masyarakat dan memberikan pemahaman terkait SPMB,” kata Nurhayati.

Ia mengimbau para orang tua agar memilih sekolah yang dekat dengan tempat tinggal anak guna mempermudah proses belajar dan mendukung pemerataan pendidikan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mencari sekolah yang terlalu jauh dari tempat tinggal. Pilih sekolah terdekat sesuai domisili,” ujarnya.

Nurhayati juga menegaskan seluruh proses pendidikan di sekolah negeri tidak dipungut biaya. Apabila ditemukan praktik pungutan yang memberatkan masyarakat, pihaknya meminta agar segera dilaporkan kepada Dinas Pendidikan Kota Sukabumi.

“Semuanya gratis. Jika ada sekolah yang menjual materai atau pungutan lainnya yang membebani masyarakat, silakan laporkan kepada Dinas Pendidikan. Intinya masyarakat tidak boleh terbebani,” tegasnya. (rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed